Melihat Sisi Positif Wabah Covid-19

Oleh: Sri Uripiyati (SMAN 1 Driyorejo Gresik)

Redaksi 315 Kali Dilihat 0 Komentar

Melihat Sisi Positif Wabah Covid-19

Swaranews.com - Wabah Corona Virus Deases 19 (Covid-19) telah menggegerkan dan mengakibatkan kekhawatiran seluruh umat didunia ini.  Karena persebaran virus tersebut sangat cepat dan membahayakan.

Disamping itu juga berdampak terhadap berbagai sektor terutama sektor ekonomi yang terkait langsung kepada masyarakat yang ekominya menengah kebawah.

Berbagai upaya pemerintah Indonesia sudah dilakukan mulai dari karantina wilayah, mengenakan masker, Physical Distancing , Sosial Distancing dan larangan untuk mudik sementara waktu sampai Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Yang kesemuanya ini merupakan upaya untuk memutus rantai persebaran Covid-19.

Namun dibalik semua itu banyak sisi positif yang bisa diambil hikmahnya. Allah telah mengajarkan banyak hal kepada hambaNYA. Ditinjau dari lingkungan, maka pencemaran udara semakin berkurang karena kegiatan industri dan kendaraan bermotor serta alat transportasi yang juga dibatasi operasionalnya. Sehingga udara akan semakin bersih.

Selama diterapkanya PSBB ini yang lazim disebut kerja di rumah aja, banyak hal bisa dikerjakan oleh para ibu yang biasanya bekerja diluar rumah, kini bisa semakin kreatif didalam rumah.

Disamping mengawasi belajar putra putrinya di rumah juga bisa membuat aneka makanan atau kue yg bisa dijual secara online yang sekaligus bisa menambah in come keluarga.

Begitu juga para peserta didik SMAN 1 Driyorejo yang memiliki produk unggulan minuman suja atau susu jagung dan si jantan alias si jahe instan , mereka dihimbau untuk memproduksi sekaligus bisa dijual secara offline maupun online.

Apalagi saat ramadhan begini susu jagung bisa dikonsumsi untuk berbuka karena rasanya yang manis dan segar.

Berdasarkan informasi dari Wakahumas SMAN 1 Driyorejo yaitu Ibu Siti Mutmainah, S.Pd. yang sekaligus merupakan penggagas produk suja dan si jantan ini alhamdulillah yang paling laris dalam masa pandemi covid-19 ini adalah si jantan yang sangat bermanfaat untuk meingkatkan daya tahan tubuh.

Adapun pembimbingnya adalah guru-guru kewirausahaan yakni Taufiqul Huda, S.Pd., Sugiarti,S.Pd.MM, Misnurrohmah dan Buchori Agus Wahyudi,S.Pd.serta Tri Wahyuni,S.Pd.

Para peserta didik untuk mengisi waktunya selama dirumah selain mengerjakan tugas – tugas guru terkait dengan materi pelajaran juga diajak untuk meningkatkan life skill , seperti halnya guru-guru kimia, dalam rangka memutus rantai perkembangan covid-19 juga berinisiatif untuk menghimbau, membimbing para peserta didik untuk membuat hand sanitizer dan desinfektan yang bahan-bahannya bisa didapatkan di sekitar rumah yang formulanya bisa lihat internet atau dengan bimbingan guru.

Selain mendidik meningkatkan life skilllnya sekaligus bisa berhemat . Hal ini sangat bermanfaat bagi para peserta didik,guru-guru dan masyarakat . Selain kegiatan tersebut diatas para peserta didik dihimbau untuk memanfaatkan waktu luang juga memanfaatkan lahan, misalnya menanam bunga (tanaman hias) , sayur mayur, nenanam tanaman obat keluarga atau Toga.

Bagi peserta didik atau warga yang tidak memiliki lahan yang luas bisa menanamnya didalam pot. Tumbuhan sangatlah bermanfaat bagi manusia selain bisa sebagai obat , tumbuhan pada saat siang hari menghasilkan oksigen (O2) yang sangat dibutuhkan pada proses respirasi atau pernafasan.

Halaman rumah yang ada tumbuhanya akan terasa sejuk, segar dan nyaman. Ditinjau dari segi kebersihan diri dan lingkungan, dengan adanya wabah ini setiap kita dianjurkan untuk sering cuci tangan sehingga di setiap depan toko atau rumah pedagang telah disediakan air dan sabun serta hand sanitizer. selain itu juga dapat meningkatkan kepedulian antar anggota keluarga untuk saling mengingatkan untuk selalu hidup bersih dan sehat, sesuai dengan ajaran agama Islam yg diwajibkan berwudhu sebelum melaksanakan sholat. Kepedulian dan disiplinan haruslah ditanamkan kepada setiap individu. Kepedulian untuk pengawasan, penjagaan dan penyemprotan desinfektan juga dilakukan mulai dari tingkat RT, RW, Desa atau kelurahan . Allah juga mengingatkan kita semua untuk berbagi atau bersedekah (Al Qura’n surah Al Baqarah ayat 271) yang berbunyi “ jika kamu menampakkan sedekah-sedekahmu, maka itu baik. Dan jika kamu menyembunyikanya dan memberikanya kepada orang -orang fakir,maka itu lebih baik bagimu dan Allah akan menghapus sebagian kesalahan-kesalahanmu. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan”.

Berbagai cara sedekah guna meringankan beban saudara- saudara telah dilakukan misalnya ada yang dengan biaya sendiri bersedekah bahan makanan kemudian dibagikan ke tetangga. Ada lagi dengan cara gabungan seperti para alumni yang mengumpulkan uang kemudian dibelanjakan bahan makanan untuk disalurkan kepada saudara-sadara yang membutuhkkan.

Sementara yg memiliki keuangan lebih ada yang menyumbang APD ( Alat Pelindung Diri )ke rumah sakit, juga ada yang menyumbang masker baik ke rumah sakit maupun ke warga. Yang paling ringan bagi yg tidak mampu setidaknya bisa sedekah doa. Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang. Musibah ini membawa dan menggiring kita untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah. Memohon ampunan, memohon perlindungan, memohon hidayah dan inayahnya dalam menghadapi ujian ini. Kita harus Husnudzon terhadap Allah , karena Allah tidak akan membebani hambaNYA melebihi kesanggupanya (Al Quran Surah Al Baqarah Ayat 286) yang berbunyi “ Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai kesanggupanya…….dan seterusnya”.

Pada Bulan Ramadhan yang penuh berkah dan ampunan ini penulis mengajak kepada para pembaca yang budiman untuk senantiasa beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT. (Al Qur’an surah Az Zariyat ayat 6) yang berbunyi” Aku tidak menciptakan Jin dan Manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-KU” serta mematuhi aturan yang ditetapkan oleh Pemerintah sesuai Standart Operasional Prosedur (SOP). Dan berdoa agar wabah ini segera berakhir, sehingga bisa menjalani kehidupan secara normal seperti sebelumya.

Tinggalkan Komentar