PERINGATAN DIES NATALIS UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA (UNIPA) SURABAYA KE 49

Redaksi 36 Kali Dilihat 0 Komentar

PERINGATAN DIES NATALIS UNIVERSITAS PGRI ADI BUANA (UNIPA) SURABAYA KE 49

Swaranews.com - Peringatan Dies Natalis Universitas PGRI Adi Buana Buana (Unipa) Surabaya di Gedung Lantai 2 Program Pasca Sarjana dengan Daring dan secara Sederhana (20/5/2020). Peringatan yang dipimpin Rektor DR. Marianus Subandowo, MS diikuti jajaran pimpinan Unipa dan Pengurus YPLP PGRI diwarnai pula pelantikan wakil Rektor periode 2020-2025. Subandowo dalam sambutannya mengungkapkan, Upacara Peringatan Dies Natalis Unipa ke 49 yang dilakukan secara Daring, disamping memiliki makna tersendiri juga sesuai kondisi menjangkitnya Pandemi Virus Convid- 19. "Memang kita dituntut menjaga jarak tapi yang lebih penting adanya Virus Corona telah membuka kesadaran teknologi mampu mendekatkan waktu dan tempat sehingga harus menyesuaikan," Jelas Rektor Unipa ini. Dirinya menyampaikan bahwa seiring perkembangan teknologi digital semua aktifitas di Unipa dilakukan secara daring. Melalui pemanfaatan teknologi digital Unipa kedepan harus memenangkan persaingan sekaligus mewujudkan Unipa Jaya. "Untuk itu selain harus meningkatkan kepedulian dan empati stock holder juga mengupayakan Program Doktor dan mengetengahkan tata kelola secara profesional," terang Subandowo yang dikenal piawai dalam bidang entrepreneur. Ia mengingatkan, perlunya seluruh civitas akademika merubah paradigma mengenai tata kelola digital dan Kampus Merdeka. Terkait keberadaan kampus merdeka yang menuntut kelulusan mahasiswa 3 semester dan mahasiswa menjadi subyek. "Dosen nantinya tidak lagi menjadi pusat pembelajaran tapi sebagai penggerak. Dengan demikian dosen harus mendampingi mahasiswa secara mandiri yang nantinya kurikulumnya juga mandiri," sambungnya. Subandowo menegaskan pentingnya peran dosen muda dalam era pembelajaran digital. "Dosen muda harus memberikan masukan mengenai perkembangan teknologi digital dan dosen senior harus memberikan peluang untuk maju bagi dosen muda,penuh semangat. Tentang paradigma baru di bidang pendidikan tinggi menurut Subandowo, kata kuncinya perubahan dan adaptasi . "Jangan takut perubahan dan harus disadari adaptasi perlu waktu yang semuanya harus diterima dan dilakukan civitas akademika Unipa guna mencapai mencapai Motto Martabat dan Sejahtera," tandasnya .sambil mengungkapkan untuk mencapai martabat dan sejahtera Unipa telah memiliki budaya kerja "Semangat Pagi". (Krm)

Tinggalkan Komentar