PEMBELAJARAN DARING, MAHASISWA KELOMPOK KKN UMSIDA

24 JAM MEMBERIKAN PENDAMPINGAN DAN EDUKASI PEMBELA

Aris 97 Kali Dilihat 0 Komentar

PEMBELAJARAN DARING, MAHASISWA KELOMPOK KKN UMSIDA

Oleh: Naylatul Afridah,

Mahasiswi KKN Tangguh UMSIDA Kelompok 24 Jurusan Akuntansi. 

 

Seiring ditetapkannya Surat Edaran Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyeebaran Covid – 19 membuat beberapa proses belajar mengajar mengalami beberapa perubahan kebijakan, salah satu diantaranya yaitu dengan adanya kebijakan Belajar dari Rumah.

                Hal ini juga berdampak pada proses KKN Mahasiswa UMSIDA. Dalam situasi pandemi, UMSIDA mengadakan program KKN Tangguh yang berfokuskan pada beberapa bidang. Diantaranya yaitu Bidang Pendidikan, UMKM, Kesehatan dan Pengolahan Sampah Rumah Tangga. Pada Bidang Pendidikan, berfokus pada pendampingan pada proses belajar mengajar secara online.

                Tak lain halnya dengan Mahasiswi Naylatul Afridah yang melakukan pendampingan proses belajar dan mengajar secara online dengan target sasaran yaitu wali murid SDN Sekardangan yang berdomisili satu lingkup RT. Pada pembelajaran daring, peran orang tua / wali murid sangat dominan agar memudahkan para pendidik dalam menyampaikan materi pembelajaran. Nayla melakukan pendampingan kepada Ibu Asrini dan Ibu Ana dalam proses belajar mengajar menggunakan Aplikasi Googleclass dan Zoom.

                Proses awal dalam pendampingan yaitu dengan memberikan Eduksi Fitur Aplikasi Googleclass maupun  Zoom. Setelah itu, tahap selanjutnya yaitu pembuatan Akun dan Proses pengoperasian Aplikasi tersebut. Penggunaan aplikasi Googleclass diperuntukkan sebagai forum distribusi materi pendidikan serta forum pengumpulan tugas siswa/i. Sedangkan aplikasi zoom diperuntukkan sebagai forum diskusi online dengan fitur video call antara Guru dan Siswa/i sehingga dapat berkomunikasi langsung secara virtual.

                Ibu Ana dan Ibu Asrini mengungkapkan bahwa dengan adanya proses belajar dari rumah secara daring membuat beberapa Wali Murid merasa terbebani. Selain kurang efektif, tidak sedikit dari kalangan wali murid yang kurang memahami penggunaan Aplikasi pembelajaran daring.

“KKN Tangguh UMSIDA memberikan kontribusi yang begitu besar terhdap saya secara pribadi. Dengan adanya pendampingan dan edukasi oleh Mbak Nayla, memudahkan saya mendampingi Putri saya belajar.” – Ibu Ana, Wali Murid Istighfara

“Sebagian besar wali murid merasa bingung dan takut salah dalam mengoperasikan aplikasi belajar daring. Edukasi dan pendampingan ini sangat membantu saya dalam mendampingi putra saya belajar dan mengumpulkan tugasnya” – Ibu Asrini, Wali Murid Rezky

Tinggalkan Komentar