BELAJAR DARING SISWA TETAP PRODUKTIF BERSAMA KKN TANGGUH UMSIDA

(Universitas Muhammadiyah Sidoarjo)

Aris 1873 Kali Dilihat 0 Komentar

BELAJAR DARING SISWA TETAP PRODUKTIF BERSAMA KKN TANGGUH UMSIDA

Oleh : DESTIANA AHADIA

(Akuntansi – UMSIDA)

 

Covid-19 merupakan virus yang menjadi perhatian dunia sejak awal tahun 2020 dan telah melanda di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Membuat pemerintah harus menetapkan status darurat diikuti dengan protokol kesehatan yang ketat. Pandemi ini berdampak besar pada semua sektor kehidupan yang menjadi serba terbatas. Di tengah pandemi ini tidak menyurutkan semangat kami Tim KKN  untuk melakukan Pengabdian Masyarakat.

KKN Tangguh Umsida dilaksanakan dengan tujuan memberikan pengabdian kepada masyarakat di tengah masa pandemic Covid-19. Karena, pada masa pandemi ini banyak orang diharuskan untuk tetap tinggal di rumah guna memutus rantai penularan Covid-19. Begitu juga siswa sekolah. Mereka harus belajar jarak jauh. Kami sebagai mahasiswa sebagai social control dituntut bisa mengontrol kehidupan sosial masyarakat dan menemukan solusi untuk segala masalah yang dihadapi oleh masyarakat. Dalam hal ini adalah pelajar atau siswa sekolah. Dari latar belakang tersebut kegiatan KKN Tangguh Umsida dilaksanakan.

Sebagai mahasiswa KKN Umsida Tangguh kami Tim KKN 22 tergerak untuk melakukan pendampingan pembelajaran daring ini untuk membantu anak anak yang sebagian bingung hingga gaptek dalam penggunaan Smartphone dan Internet dalam proses pembelajaran selama pandemi. Kegiatan ini dilaksanakan di Dusun Balong Watu, RT. 004, RW.010, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur oleh anggota Tim KKN 22 yaitu Destiana dengan mengusung tema Pendidikan. Dengan tiga program kegiatan utama pada tema Pendidikan, yaitu pendampingan pembelajaran secara online, pendampingan pembelajaran secara offline, dan edukasi serta pengenalan Ms. Office dalam keterkaitannya dengan pembelajaran daring ini. Target sasaran pada program ini adalah pelajar dari Dusun Balong Watu, RT.004, mulai dari pelajar Sekolah Menengah Pertama dan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Kegiatan pertama yang Destiana lakukan adalah pendampingan belajar secara online dengan tujuan untuk menjawab berbagai permasalahan yang dialami pelajar warga Dusun Balong Watu yang mengalami kesulitan belajar mandiri di rumah.

Kemudian pada pendampingan belajar secara offline merupakan program kegiatan yang bertujuan untuk membantu dan mendampingi siswa dalam pelatihan penggunaan media pembelajaran daring Destiana membahas mengenai pelatihan dan tata cara penggunaan media pembelajaran daring melalui Google Meet, Zoom, Google Classroom, dan media pembelajaran lain yang diterapkan sekolah. Pada kesempatan kali ini merupakan kesempatan yang sangat ditunggu yaitu kegiatan penerapan dan pengaplikasian penggunaan media tersebut.

Teknis pelaksanan program kegiatan ini adalah pelajar atau siswa hadir untuk mengikuti pendampingan secara langsung dengan tetap membatasi jumlah massa agar tidak terjadi kerumunan, dan tetap menerapkan protokol kesehatan antara lain memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan sebelum memasuki ruangan.

Puncak pada program kegiatan pendidikan adalah Destiana memberikan edukasi serta pengenalan Ms. Office dalam keterkaitannya dengan pembelajaran daring ini. Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan memberikan pemahaman dan pengetahuan mengenai Microsoft Office. Kemudian edukasi ini ditindak lanjuti dengan pelaksanaan penggunaan dan pengaplikasian Ms. Office untuk memberikan pemahaman lebih dalam pengimplementasiannya. Penggunaan pdf dan google docs dapat membantu proses pembelajaran online dalam masa sekarang ini yang tentunya semua serba digital perlu adanya pemahaman oleh siswa untuk mengakses pdf atau google docs sebagai pembelajaran juga nantinya.

Hingga pada kegiatan pada minggu terakhir adalah melakukan evaluasi hasil program yang telah terlaksana. Pada tahap ini, Destiana hanya mendampingi dan mengawasi selama praktik pembelajaran daring berlangsung pada kedua target sasaran. Dari hasil evaluasi, target sasaran sudah memahami bagaimana tahap – tahapan dalam menggunakan dan mengaplikasikan beberapa media pembelajaran daring dan sudah menggunakannya dengan benar.

Meski keadaan sekarang memaksa sekolah untuk diliburkan dan semua kegiatan dilaksanakan dirumah, tetapi harus tetap produktif. Kami Tim KKN 22 Umsida merasa tertantang dalam memberikan edukasi dan motivasi kepada siswa agar tetap produktif dan melakukan pembelajaran di rumah. Terutama dalam hal antusiasme siswa. Oleh karena itu, kami harus mencari metode belajar daring yang menyenangkan agar para siswa juga tetap antusias dalam mengikuti pembelajaran yang diberikan sehingga siswa dapat memahami secara maksimal. KKN ini menjadi ajang kami untuk melatih mencari solusi terbaik, dan memberikan social control kepada masyarakat untuk membantu menjaga produktifitas siswa dalam masa pandemic Covid-19.

Tinggalkan Komentar