Swaranews.com - Mengantisipasi terjadinya genangan dan banjir, Walikota Surabaya terus bergerak menyusuri jalur tengah hingga pinggiran Kota Surabaya. Begitu juga saat hujan mengguyur hari ini. Orang momor satu di Pemkot Surabaya ini mengecek ke Jalan Basuki Rahmad dan Jalan Panglima Sudirman.
"Saat hujan di Kota Surabaya, kita sudah punya protap. Jadi hari ini di beberapa titik ketika terjadi hujan deras, ada Jalan Basuki Rahmad, Jalan Panglima Sudirman dan Darmawangsa sudah teratasi," ujar Eri Cahyadi, di Jalan Ngagel Timur, Surabaya, Selasa (18/1/2022).
Baca juga: Wali Kota Eri Cahyadi Turun Langsung ke CFD Taman Bungkul Telusuri Dugaan Pungli PKL
Walikota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri ini menyampaikan bahwa pihaknya menginginkan setiap hujan tidak terjadi genangan. Untuk itu sudah ada pembangunan rumah pompa di beberapa wilayah. Termasuk upaya membalikkan arah air.
"Semua proyek itu, kita kerjakan, tetapi jangan sampai selama pengerjaan itu di Surabaya terjadi genanga," harapnya.
Cak Eri menjelaskan, saat dirinya berputar ada di jalan Ngagel Jaya Utara sama di Jalan Ngagel Timur ini terjadi genangan. Saat dilihat di ujung jalan Ngagel Jaya Selatan sudah ada crossing saluran. Tetapi masih banjir.
Baca juga: Hotline Lapor Cak Eri Terima 87 Aduan Iuran Kampung, Pemkot Tegaskan Wajib Disetujui Lurah
"Nah, tadi kita lihat sampahnya banyak. Nanti kita buatkan saluran.Tadi ada warga yang menyampaikan bahwa di daerah Ngagel Jaya Utara dan Jalan Ngagel Timur ini selama 25 tahun setiap hujan itu banjir. Lalu saya jawab Insya Allah tahun ini selesai," tegasnya.
Cak Eri meminta kepada Dinas PU untuk melihat masalahnya apa. Saat ini sudah tahu, lalu solusinya dibuatkan dua saluran lagi. Utamanya di Jalan Ngagel Jaya Selatan dbuatkan crossing saluran lagi. Salah satu crossing diarahkan ke Kalisumo. Untuk yang di jalan Ngagel Jaya Utara harusnya crossing tersebut mengarah ke Kalibokor.
"Kemudian sungai kecil yang ada penutup tadi sudah saya bilang ke Pak Camat (Gubeng) agar nanti kita buatkan penutup 1X2 meter dan sebulan sekali bisa dibuka untuk dilakukan kerja bhakti bareng antara warga dengan pemerintah kota," urai mantan Kepala Bappeko Surabaya ini.
Baca juga: Kumpulkan Seluruh Jajaran, Walikota Eri Minta Percepat Tuntaskan Aduan Warga
Walikota Eri menambahkan bahwa pihaknya akan memaksimalkan dengan PU dan DKRTH, agar penyelesaian masalah ini bisa berbarengan. Tujuannya, agar tidak terjadi lagi banjir lokasi tersebut.
"Memamg di depan sudah ada crossing, namun buntu. Setelah disemprot dengan tekanan air yang keras melalui petugas PMK baru sampahnya ambrol dan bisa surut airnya," pungkas Eri Cahyadi. (mar)
Editor : redaksi