THP Kenjeran Masih Jadi Idola Masyarakat Isi Libur Lebaran

swaranews.com
Suasana di bibir pantai THP Kenjeran Surabaya, Rabu (4/5/2022). (Bachan)

Swaranews.com - Banyak aktifitas warga Kota Surabaya untuk mengisi liburan Lebaran tahun ini. Salah satunya beekunjung ke Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran. Obyek wisata pantai yang dulu dikenal dengan nama "Kenjeran Lama" ini memang menjadi favorit bagi masyarakat di Kota Pahlawan ini maupun wisatawan dari luar kota.

Menurut Rusdi Ismet selaku Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Objek Wisata THP Kenjeran Surabaya, memang ada peningkatan yang signifikan. Hari pertama kemarin ada 1200 an pengunjung. Hari kedua mencapai 4.200 pengunjung sampai pukul 16.00 wib. Hari ketiga ini sampai pukul 14.00 wib pengunjung sudah mencapai 4.021 orang.

"Harapannya, tiket online yang kami buka ini sekitar 20.000, paling tidak bisa mencapai separuhnya bisa terpenuhi untuk hari ini. Kami sangat yakin masih ada beberapa hari lagi. Pada tanggal 5 sampai 8 Mei 2022 ini pengunjung akan semakin banyak di THP Kenjeran ini," ujarnya, Rabu (4/5/2022).

Rusdi Ismet menerangkan bahwa untuk pengamanan pantai, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polairud untuk perahu wisata yang di laut. Selain itu juga dibantu dari aparat Polsek Kenjeran dan Koramil Kenjeran. Sedangkan dari Pemerintah Kota Surabaya sendiri juga diterjunkan satuan dari BPBD Linmas, Satpol PP Kota Surabaya dan dari Kecamatan Kenjeran.

"Untuk antisipasi kebersihan kita juga dibantu dari dinas terkait. Bahkan toilet sudah kami tambah. Kemarin, Alhamdulillah satu minggu sebelum lebaran penambahan toilet sudah selesai," ungkapnya.

Ismet menyampaikan, pihaknya sudah mengantisipasi semaksimal mungkin, termasuk penerapan protokol kesehatan. Walaupun Kota Surabaya sudah memasuki level 1, pihaknya tetap waspada dengan persyaratan scan peduli lindungi bagi para pengunjung.

Dia menambahkan, bagi pengunjung yang belum vaksin booster juga sudah disiapkan petugas dari Dinas kesehatan untuk vaksin boosternya.

"Tetapi Alhamdulillah dari hari pertama semua pengunjung yang scan, rata-rata sudah melakukan vaksin booster," tegasnya.

Tidak tanggung-tanggung pihak UPTD THP Kenjeran menerjunkan 66 orang petugas dengan pembagian diantaranya 20 orang di bagian perahu wisata kalimas dan 46 orang dimaksimalkan di THP Kenjeran.

"46 ini untuk yang 12 orang adalah tim pengamanan kami.  Satgas internal pengamanan dan satgas penanganan prokes. Jadi mereka yang melakukan woro-woro terhadap pengunjung untuk menggunakan masker, mencuci tangan dan antisipasi pencegahan lainnya. Di samping itu petugas kami juga terus memberikan imbauan kepada para pengunjung yang membawa putra-putri tercintanya agar menjaga keamanan dan keselamatan masing-masing," paparnya.

Hal itu dilakukan, karena hingga pukul 13.00 wib informasi dari tim pengecekan BMKG dan para nelayan kondisinya sedang angin timur sehingga posisi air laut sedang pasang. Kalau angin barat biasanya juga tidak terlalu lama.

"Sampai pukul 09.00 wib biasanya air sudah surut. Tapi ini, air masih sedikit tinggi ya. Oleh karena itu kami terus memantau dan mengimbau kepada para pengunjung untuk mengawasi putra-putri tercintanya," imbuh Ismet.

Selain itu, Kepala UPTD THP Kenjeran ini juga menempatkan tim dari Basarnas untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Prediksinya, di tanggal 6-8 Mei ini puncak kunjungan. Karena pada tanggal-tanggal tersebut yang mudik sudah kembali ke Surabaya.

"Nah, harapan kami di tiga hari tersebut para pengunjung bisa menghabiskan waktunya di THP Kenjeran ini," tuturnya.

Rusdi Ismet menyatakan bahwa pada tiga tahun lalu sebelum pandemi selama lebaran pengunjung di THP Kenjeran ini bisa mencapai 35-40 ribu pengunjung. Namun kali ini sesuai dengan arahan Walikota Surabaya pihaknya tetap melakukan pembatasan pengunjung.

"Mudah-mudahan di tiga hari terakhir nanti ada peningkatan pengunjung di banding-hari sebelumnya dan hari ini," tutupnya. (mar)

Editor : redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru