Dengan adanya CMS, sejumlah kepala sekolah tidak bisa lagi menahan emosi menanggapi terlalu rumitnya aturan system dalam pencairan Dana Bos dari Bank BPD, hal tersebut diperparah dengan jaringan internet yang kurang bersahabat, akibatnya, banyak sekolah yang tidak dapat melakukan penggunaan dana bos dengan baik.
Ada beberapa kepaka sekolah dan bendahara di kabupaten jeneponto ini mengeluh tentang system CMS, pihak sekolah harus menunggu SMS masuk dari BPD, bahkan hingga saat ini ada 22 UPT yang menerima SMS, padahal sudah berkali – kali memasukkan berkas.
Baca juga: Bupati Jeneponto Tinjau Langsung Kondisi Sekolah dan Serap Aspirasi Siswa
Salah satu Kepala Sekolah, Syaripuddin S.Pd mengaku sudah bolak balik ke bank BPD dan ke Dinas Pendidikan untuk memperbaiki data.
Baca juga: Pemkab Jeneponto Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 di Stadion Turatea
“Apa yang saya alami pasti sama juga dialami oleh beberapa sekolah lain, kami sangat terkendala dengan system CMS, bahkan dengan hadirnya system CMS menambah beban kepala sekolah dan bendahara dalam penggunaan dana sampai penyusunan laporan,” ucapnya.( mht)
Editor : redaksi