Swaranews.com – Anggota DPRD Kota Surabaya, Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am mengadakan acara pelatihan merawat jenazah khusus perempuan bersama Pengurus Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Bulak.
Abdul Ghoni menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap peningkatan kapasitas perempuan dalam menjalankan fardu kifayah, khususnya dalam hal pemulasaraan jenazah.
Baca juga: Menjaga Muktamar NU Dalam Irsyad Ulama,Persatuan dan Kemandirian
"Sebagai bagian dari masyarakat, perempuan memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam perawatan jenazah. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan peserta dapat memiliki keterampilan yang mumpuni dan siap membantu masyarakat ketika dibutuhkan," ujar Abdul Ghoni, Minggu (23/3/2025).
Dirinya juga mengapresiasi kepada PAC Fatayat NU Kecamatan Bulak yang telah berperan aktif dalam kegiatan dakwah dan sosial di wilayahnya.
“Saya sangat mengapresiasi Fatayat NU yang terus berkontribusi dalam membangun kapasitas masyarakat, khususnya bagi kaum perempuan. Semoga pelatihan ini menjadi awal dari program-program pemberdayaan lainnya yang bermanfaat,” terang Politisi muda dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya ini.
Baca juga: Membaca Arah Politik Kiai Makruf Amin dan Kiai Imam Jazuli Menjelang Muktamar NU Ke-35
Dalam sesi pelatihan, peserta mendapatkan materi dan praktik langsung mengenai cara memandikan, mengkafani, serta menshalatkan jenazah dengan benar. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap tahapan yang disampaikan oleh narasumber yang berpengalaman di bidang fiqih jenazah.
Abdul Ghoni berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut di berbagai wilayah di Surabaya, sehingga semakin banyak masyarakat yang memiliki kemampuan dalam mengurus jenazah sesuai ajaran Islam.
“Semoga ilmu yang diperoleh hari ini bisa diamalkan dan diajarkan kembali kepada orang lain. Dengan begitu, semakin banyak masyarakat yang siap menjalankan tugas ini dengan baik dan penuh keikhlasan,” pungkasnya.
Lila Kuntari, Ketua PAC Fatayat Kecamatan Bulak dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan ini bermanfaat dalam memberdayakan perempuan dan memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.
"Kami berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan di berbagai wilayah Kota Surabaya.Seperti harapan Pak Ghoni, semoga ini bisa menginspirasi perempuan - perempuan lain di Kota Pahlawan ini," ungkapnya. (Mar)
Editor : redaksi