Swaranews.com - Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran kembali memecahkan rekor pengunjung dari tahun sebelumnya. Hal itu juga mampu meningkatkan perekonomian penduduk setempat. Karena dari 197 pedagang yang ada hampir 90 persen merupakan masyarakat setempat.
"Alhamdulillah, di hari kedua libur lebaran ini hingga pukul 15.00 WIB hari ini, jumlah pengunjung mengalami peningkatan yang signifikan dibanding tahun lalu. Total jumlah pengunjung sementara ini 2.400 orang. Kami yakin di closing tiket pukul 16.00 WIB pengunjung bisa mencapai 2.500 orang," ujar Rusdi Ismet, Kepala UPTD THP Kenjeran, Kota Surabaya, Selasa (1/4/2025) sore kepada Swaranews.com.
Baca juga: Cross Musea Pertiwi Pameran Kolaborasi Tiga Museum Hadir di Surabaya
Kondisi cuaca yang cukup cerah menambah animo masyarakat untuk berkunjung dan menikmati destinasi wisata alam tersebut. Untuk THP Kenjeran sisi selatan telah di siapkan tampilan musik dangdut, mulai dari mini elektone hingga elektone lengkap.
"Kita sesuaikan dengan genre yang disukai pengunjung. Untuk sisi selatan kita siapkan live musik dangdut. Cuma sudah saya pesan kepada penyanyi agar memakai pakaian yang santun. Sehingga nyaman ditonton bagi pengunjung yang juga ada anak-anak," terang Ismet sapaan akrab Kepala UPTD THP Kenjeran ini.
Dia menyampaikan bahwa pihaknya juga meminta agar group musik yang tampil di sisi selatan THP Kenjeran agar lebih banyak memainkan lagu-lagu ambyar kekinian. Hal itu mengingat pengunjung dan gen Z lebih menikmati lagu-lagu tersebut dibanding lainnya.
"Terkait sarana pendukung, tak perlu khawatir karena sejak H -7 sudah kita siapkan segalanya. Mulai dari toilet hingga sarana ibadah, mushala kita bersihkan semua dan dilakukan pengecatan ulang," terangnya.
Demikian juga dengan stand-stand pedagang.Termasuk kepada pengelola wahana mainan yang ada. UPTD THP Kenjeran telah melakukan koordinasi dan edukasi agar melakukan cek dan recek agar wahana mainannya benar-benar aman dan layak fungsi.
Baca juga: Ini Jadwal Rekayasa Lalu Lintas saat Syuting Film Zona Merah di Kota Lama Surabaya
"Jumlah pedagang 197 stand. Harapannya di libur lebaran, bisa meningkatkan perekonomian mereka. Terutama pada hari Sabtu dan Minggu, tentu jumlah pengunjung akan lebih ramai dari hari-hari biasa," harap Ismet.
Dia menyebutkan bahwa hampir 90 persen dari jumlah pedagang yang ada adalah penduduk setempat. Oleh karena itu pihaknya terus melakukan evaluasi, sosialisasi dan edukasi guna meningkatkan layanan yang ada.
"Sebab tujuan wisatawan ke sebuah destinasi wisata itu adalah kepuasan. Jadi kebersihan, layanan yang ramah adalah kunci utamanya," papar Ismet.
Sesuai dengan Peraturan Daerah No.7 Tahun 2023 bahwa selama libur lebaran harga tiket di THP Kenjeran sebesar Rp 15.000 per orang. Sama dengan harga tiket di Sabtu dan Minggu pada hari-hari biasa.
Baca juga: Kota Lama Jadi Latar Film Zona Merah, Ribuan Warga Jadi Figuran
"Perlu kami informasikan bahwa di THP Kenjeran ini juga memberikan potongan harga tiket bagi pengunjung rombongan. Untuk jumlah pengunjung minimal 30 sampai 100 orang kami beri diskon harga tiket 15 persen per orqngnya. Kalau lebih dari 100 orang tentu potongannya bisa lebih dari itu, yakni bisa sampai 25 persen," terang Ismet.
Menariknya, selain wisata pantai dan wahana permainan yang beragam. Kalau di sisi selatan diiringi oleh hiburan live musik dangdut. Sedangkan di sisi utara juga ada peeform, yakni penampilan kesenian, diantaranya Barongsai, Reog (4/4/2025) dan kesenian jaranan pada 6 April 2025 mendatang. Selain itu juga ada penampilan dari beberapa group musik akustik.
Kami selaku pengelola pantai Kenjeran dan wisata perahu Kalimas, khususnya di THP Kenjeran yang merupakan satu destinasi wisata alam yang menarik. Kami berharap kepada Pemerintah Kota baik eksekutif maupun legislatif agar diberikan kemudahan dalam hal sarana dan prasarana. Kami sadar tidak ada gading yang tak retak. Nah, kekurangan yang ada semoga bisa dioptimalisasi dari APBD. Tujuannya tentu agar kami bisa optimal juga dalam menghasilkan PAD," tutup Rusdi Ismet, Kepala UPTD THP Kenjeran, Surabaya. (Mar)
Editor : amar