Kemenkes Lakukan Penilaian Ulang Akreditasi RSUD dr. Iskak Tulungagung

swaranews.com
Kemenkes Nilai Ulang Ajreditasi RSUD dr. Iskak Tukungagung. (Mar)

Swaranews.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Iskak Tulungagung kembali menjalani penilaian ulang akreditasi institusi penyelenggara pelatihan bidang kesehatan. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring oleh Direktorat Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

Penilaian ulang ini menjadi momentum penting bagi RSUD dr. Iskak untuk memastikan mutu penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan, sekaligus menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan di Jawa Timur.

Baca juga: Kota surabaya Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD dr. Iskak Tulungagung, Sukiatun, S.KM., M.Kes., menyampaikan bahwa penilaian ulang ini erat kaitannya dengan status rumah sakit sebagai lembaga penyelenggara diklat kesehatan yang telah terakreditasi sejak tahun 2018.

“RSUD dr. Iskak Tulungagung telah terakreditasi B sejak 2018. Dalam periode 2018 hingga 2025, kami terus berinovasi dan mengembangkan layanan sesuai dengan era digital,” ujarnya.kemarin.

Sebagai rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Tulungagung, RSUD dr. Iskak telah menunjukkan konsistensi dalam mengembangkan program pelatihan. Salah satu langkah inovatif yang diambil adalah pengembangan aplikasi Sistem Informasi Diklat (SIDAK) bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN RI).

“Melalui SIDAK, kami menghadirkan materi pelatihan yang lebih terstruktur dan mudah diakses, termasuk video pembelajaran yang interaktif,” jelas Sukiatun.

RSUD dr. Iskak saat ini telah mengajukan 19 kurikulum pelatihan kepada Kemenkes. Dari jumlah tersebut, dua kurikulum yang telah disetujui adalah pelatihan pelayanan obat high alert bagi tenaga kesehatan dan pelatihan komunikasi bahasa isyarat efektif bagi tenaga kesehatan rumah sakit.

“Ini bagian dari upaya kami meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan, khususnya dalam menghadapi situasi darurat dan komunikasi inklusif,” tambahnya.

Lebih lanjut, RSUD dr. Iskak juga telah berperan sebagai pengampu bagi beberapa rumah sakit lain yang kini telah terakreditasi. Sarana dan prasarana diklat yang dimiliki pun sudah memenuhi standar yang representatif.

“Pelaksanaan diklat kini sudah bisa dilakukan secara jarak jauh melalui metode corporate universitas, yang semakin relevan dengan era digital,” kata Sukiatun.

Ketua Tim Asesor Akreditasi Institusi, Dian Rahayu Pamungkas, S.KM., M.KM., dalam sambutannya menyampaikan bahwa transformasi kesehatan menjadi agenda bersama yang harus diwujudkan.

Baca juga: Komisi D DPRD Surabaya Sidak Posga Wiyung Pastikan Hak Kesehatan Warga

“Kita saat ini berada di era yang penuh tantangan, dan transformasi kesehatan adalah kunci untuk menghadirkan tenaga kesehatan yang kompeten dan bermutu,” kata Dian secara daring.

Dian juga menekankan pentingnya inovasi dalam penyelenggaraan pelatihan.

“Tidak hanya menyelenggarakan pelatihan, institusi penyelenggara juga dituntut untuk terus berinovasi. Kami mengapresiasi RSUD dr. Iskak yang telah memiliki sistem dan inovasi tersendiri dalam mendukung akreditasi dan pengembangan SDM kesehatan,” tambahnya.

Dalam proses penilaian, tim asesor melakukan diskusi dan tanya jawab yang komprehensif. Tiga komponen utama menjadi fokus penilaian, yakni: komponen administrasi dan manajemen, komponen pelayanan pelatihan, dan komponen pelayanan penunjang pelatihan. Masing-masing komponen dievaluasi secara menyeluruh untuk memastikan RSUD dr. Iskak memenuhi standar mutu yang ditetapkan.

Penilaian ulang akreditasi ini menjadi harapan besar bagi RSUD dr. Iskak untuk meningkatkan status akreditasinya dari B menjadi A.

Baca juga: Dari Lapangan Kantor Buoati, 927 TPK Satukan Langkah Wujudkan Jeneponto Bebas Stunting

“Melalui proses ini, kami optimis dapat meraih akreditasi A sebagai wujud komitmen kami dalam menghadirkan layanan pelatihan kesehatan yang unggul,” pungkas Sukiatun.

Penilaian ulang akreditasi institusi penyelenggara pelatihan bidang kesehatan yang dilakukan oleh Kemenkes diharapkan tidak hanya memberikan pengakuan formal terhadap mutu lembaga diklat RSUD dr. Iskak Tulungagung, tetapi juga menjadi pendorong semangat transformasi dan inovasi berkelanjutan di bidang kesehatan.(Erk)

 

 

 

Editor : redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru