Papua Selatan Susun RPJMD, Kemendagri Beri Arah Sinkronisasi Kebijakan Pusat-Daerah

Reporter : amar
Papua Selatan sedang menyusun arah pembangunanblima tahun. (Mar)

Swaranews.com - Pemerintah Provinsi Papua Selatan tengah menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah (Musrenbang) untuk Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029.

Dalam forum tersebut, dibahas pentingnya menyusun RPJMD yang tidak hanya menjawab kebutuhan daerah, tetapi juga selaras dengan kebijakan nasional. Dokumen ini diharapkan menjadi pedoman utama pembangunan Papua Selatan yang terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca juga: Pemkab Jeneponto Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026 Bersama Kemendagri

Dalam memberikan sambutan di acara tersebut secara online, Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuardy Daud, menjelaskan bahwa penyusunan RPJMD harus memperhatikan arah pembangunan nasional, termasuk program prioritas yang tertuang dalam RPJMN. 

Namun, ia juga mengingatkan agar penyusunan tetap mempertimbangkan kondisi dan potensi lokal.

“RPJMD harus disusun dengan pendekatan yang rasional, partisipatif, dan berbasis data. Ini penting agar hasilnya bisa benar-benar dijalankan,” ujarnya, dalam rilisnya yang diterima redaksi, Selasa, (8/7/2025).

Baca juga: Prof Zudan Pastikan Inf9rmasi Seleksi Kemenkes 2026 adalah Hoakks

Sejumlah isu strategis ikut dibahas, seperti tantangan dalam pengendalian harga, penurunan angka kemiskinan dan stunting, peningkatan lapangan kerja, serta penguatan perlindungan masyarakat adat dan lingkungan hidup.

Sebagai respon, beberapa kebijakan yang direkomendasikan antara lain peningkatan konektivitas antarwilayah, pelestarian budaya lokal, penguatan layanan publik hingga ke kampung-kampung, dan pembangunan tata kelola pemerintahan yang lebih cerdas dan terbuka.

"Diharapkan Papua Selatan mampu merumuskan arah pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata," ungkapnya.

Baca juga: Profesor Zudan Pastikan Negara Tetap Kewat Layanan BKN dan Pemenuhan Hak ASN Terdampak Bencana Sumatra

Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, juga menegaskan pentingnya menyusun dokumen perencanaan yang menyeluruh dan realistis. Ia mendorong seluruh peserta musrenbang untuk aktif memberikan masukan dalam penyempurnaan rancangan RPJMD.

“Kita ingin pembangunan lima tahun ke depan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Untuk itu, partisipasi semua pihak sangat dibutuhkan,” ungkap Apolo Safanpo. (Mar)

Editor : redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru