CATTLEYA SI CANTIK SANG PRIMADONA

Redaksi 177 Kali Dilihat 0 Komentar

CATTLEYA SI CANTIK SANG PRIMADONA

Swaranews.com - Anggrek Cattleya memiliki nilai komersil yang sangat tinggi di pasaran baik lokal maupun internasional. Meskipun harga anggrek cattleya cenderung mahal, akan tetapi nilai yang dimilikinya jauh lebih mahal. Sehingga cattleya selalu menjadi prioritas utama bagi para hobis maupun kolektor. 

Karena itu, dimanapun berada anggrek ini akan selalu diburu oleh para kolektor. Di masa pandemi Covid 19 dimana orang sedang menerapkan Stay at Home Cattleya kian menjadi primadona.

Kepada Swaranews, Anggota Pengurus Dewan Pipinan Pusat Perhimpunan Anggrek Indonesia yang juga Dosen di Universitas Muhammadiyah Malang, Dr. Untung Santoso, MM menyatakan , Anggrek Cattleya sesungguhnya relatif mudah dibudidayakan. Meski bukan asli tanaman lokal dan didatangkan dari luar negeri, namun Cattleya mudah untuk beradaptasi dan berkembang di daerah beriklim panas, sedang hingga dingin seperti di negara kita. 

Menurut Untung, Anggrek Cattleya tidak membutuhkan perawatan yang rumit, hanya penyiraman dan pemupukan dilakukan secara rutin. Selain itu juga diperlukan sirkulasi udara yang baik untuk mencegah datangnya jamur dan bakteri. Dengan perawatan yang baik anggrek cattleya sangat rajin berbunga tanpa mengenal musim. Rata-rata bunga anggrek cattleya akan mekar dan bertahan hingga 1 bulan.

Namun pada umumnya anggrek ini hanya mekar dan bertahan 2 minggu saja. Cattleya cocok ditanam di pot dengan berbagai media tanam seperti potongan kayu, potongan kulit kayu pinus, arang, pakis, atau campuran seimbang dari media arang dan pakis. Konon, penamaan Cattleya diberikan pertama kali oleh John Lindley seorang botanis Inggris pada tahun 1824 untuk mengenang sahabatnya yang bernama Sir William Cattley yang pertama kali sukses membudidayakan jenis anggrek ini hingga berbunga.

Sir William Cattley dikenal sebagai botanis Inggris yang gemar mengoleksi anggrek dari seluruh dunia. Hingga saat ini genus cattleya sudah memiliki lebih dari 53 species yang tersebar di seluruh dunia. Anggrek cattleya merupakan anggrek simpodial yang mudah berkembang biak. Dikatakan Untung, ciri khas utama anggrek cattleya memiliki bunga yang besar sehingga popular dengan nama The Queen of Orchid atau ratunya para anggrek. _Bahkan dewasa ini banyak kalangan botanis yang mengembangbiakkan anggrek jenis cattleya menjadi komoditas bunga potong. Ukuran bunga cattleya bisa mencapai lebar 5cm sampai 15 cm.

“Sampai sekarang Cattleya memiliki nilai komersil yang sangat tinggi di pasaran baik lokal maupun internasional. Meskipun harga anggrek cattleya cenderung mahal, akan tetapi nilai yang dimilikinya jauh lebih mahal. Sehingga cattleya selalu menjadi prioritas utama bagi para hobis maupun kolektor. Sehingga dimanapun berada anggrek ini akan selalu diburu oleh para kolektor.rang ini ada ribuan jenis cattleya baru atau hybrid yang dihasilkan oleh ahli botani di seluruh dunia,” Tutur Untung.

 

SYARAT TUMBUH CATTLEYA

Dijelaskan Untung, Cattleya tidak memerlukan lingkungan yang khusus untuk bisa tumbuh subur dan berbunga. Media tananamnya pun juga tidak terlalu rumit Anggrek Cattleya bisa di tanam di pot maupun ditempelkan pada pohon ataupun tembok batu-bata karena pada dasarnya Cattleya adalah tanaman epifit.

Cattleya tidak membutuhkan porsi sinar matahari penuh dan cukup toleran dengan keteduhan. Prosentase pencahayaan yang dibutuhkan hanya berkisar 20 sampai 30 persen saja.

“Idealnya anggrek ini masih sangat toleran terkena sinar matahari secara langsung hingga jam 9 pagi. Akan tetapi pada perlakuan yang berbeda (matahari penuh) cattleya juga mampu beradaptasi dengan syarat dilakukan secara bertahap. Namun jika dipanaskan secara full-day penampilannya tidak bisa maksimal khususnya penampilah dari warna daun dan warna batang,” Ujarnya.

Anggrek Cattleya sering disebut dengan Queen of Orchid. Dikatakan demikian, memang pantas, anggrek cattleya sebagai ratunya anggrek. Dimana ukuran diameter bunganya bisa mencapai 15 cm. Keindahan bunganya sangat mempesona, dengan kombinasi warna-warna yang mencolok. Anggrek cattleya ada yang tahan hidup didaerah panas dan ada yang tahan hidup didaerah dingin. Yang hidup didaerah dingin mempunyai ukuran bunga lebih besar dari cattleya yang hidup didaerah panas.

Untung menyatakan, Anggrek Cattleya seperti halnya dendrobium masuk golongan berbatang simpodial. Dimana pertumbuhan ujung-ujung batangnya terbatas. Membentuk rumpun dari tunas-tunas anakan.

Cattleya mempunyai pola tumbuh horisontal, seperti tumbuhan merambat. Batang tumbuhnya disebut rhizome. Anggrek cattleya merupakan anggrek simpodial yang pseudobulbnya berbentuk batang, dengan tangkai bunga muncul pada ujung batangnya.

“Bermacam cattleya mempunyai kemampuan berbunga yang berbeda. Hal ini dapat dilihat dari bentuk daunnya. Bila daunnya lebar dan pendek menandakan anggrek cattleya tersebut rajin berbunga. Dan sebaliknya bila daunnya sempit dan panjang menandakan anggrek cattleya tersebut malas berbunga. Disamping itu untuk membuat anggrek cattleya tampil menarik dan rajin berbunga,” ucap dosen yang humoris itu. 

Ditegaskan Untung, di masa pandemi Covid 19 seperti saat ini, harga Anggrek Cattleya di luar koleksi masih menjanjikan. Untuk bibit botol harganya Rp 75.000, sedangkan untuk Seedling harganya Rp.20.000-Rp.50,000/ tanaman. Sementara untuk anggrek remaja harganya di kisaran Rp.50.000-Rp.100.000. Untuk anggrek dewasa harganya mulai dari Rp 100.000- Rp.200.000. bahkan yang berbunga cantik dengan warna-warna mempesona harganya bisa mencapai Rp.300.000/ tanaman.

“Anggrek Cattleya terus diburu hobis di masa pandemic untuk mempercantik rumahnya. Karena itu, bibit Cattleya stocknya di grower sampai menipis. Baik botolan maupun sedling yang baru keluar 2-4 daun. Hal ini menunjukkan betapa Cattleya kini menjadi primadona untuk jenis anggrek,” ujar Untung. 

Untuk memperoleh hasil maksimal dari budidaya Angrek cattleya menurut Untung harus mempoerhatikan bahwa Cattleya hanya membutuhkan sinar matahari 30 – 50 %, selebihnya tanaman tersebut harus diberi naungan, dari paranet. Anggrek cattleya ini akan tumbuh dengan baik, dengan kisaran temperatur 15 ~ 35O C. Dan kelembaban 50 – 80 %. _Selain itu, penyiraman dilakukan 2 kali sehari. Pagi jam 07.00 ~ 09.00 dan sore hari jam 15.00 ~ 17.00. Bila mendung jangan dilakukan penyiraman, untuk menjaga agar media tidak terlalu basah, akibat penguapan yang lambat. Supaya anggrek cattleya cepat berbunga, pisahkan rumpun yang terlalu rapat. Berikan pupuk penyubur dan perangsang bunga, seminggu sekali bergiliran. Di sisi lain, penggantian pot bisa dilakukan 1 sampai 2 tahun sekali. Tujuannya mengganti media untuk mempertahankan keasaman media, anggrek cattleya membutuhkan tingkat keasaman (PH) normal, sekitar 7.

“Untuk mencegah hama dan penyakit, lakukan peyemprotan insektisida, fungisida dan bakterisida secara rutin seminggu sekali. Pemupukan dengan pupuk NPK yang dilarutkan kedalam air dan disiramkan. Dan bisa ditambahkan pupuk daun cair 2 minggu sekali.Kegagalan hobiis dalam pemeliharaan anggrek cattleya biasanya pada pembatasan intensitas matahari. Sehingga tanamannya kering, walaupun tumbuh, hidup tapi tidak mau berbunga. Para hobiis anggrek cattleya, yang mempunyai masalah dengan tanamannya," pungkasnya. (Shan)

Tinggalkan Komentar