Masyarakat Jawa Timur Puas Terhadap Kinerja Jokowi - Ma’ruf Amin

avatar swaranews.com

Swaranews.com - Surabaya – Sudah berjalan selama 3 tahun, masa jabatan kepemimpinan pasangan Presiden, Joko Widodo dan Wakil Presiden, Ma’ruf Amin (Jokowi-Ma’ruf). Kepuasan masyarakat Jatim pada pasangan ini menunjukkan angka yang relatif tinggi.

Hasil riset yang dilakukan Surabaya Survey Center (SSC) menunjukkan sebanyak 69,8 persen kalangan masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja Jokowi, sementara 60 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Wapres Ma’ruf Amin.

Baca Juga: Ketua DPD RI Ingatkan 13 Gubernur Ancaman Kemarau Panjang, Ini Daftarnya

Peneliti Senior SSC, Ikhsan Rosidi mengungkapkan dari keseluruhan responden hanya 3,5 persen yang tidak puas dengan kinerja Jokowi, serta 24,2 persen menyatakan kurang puas dan sisanya yang 2,5 persen menyatakan tidak tahu/tidak menjawab.

Sementara, responden yang kurang puas terhadap kinerja Ma’ruf menunjukkan angka 30,9 persen dan 6,8 persen dari mereka menyatakan tidak puas. Sisanya, 2,3 persen responden menyatakan tidak tahu/tidak menjawab.

“Hasilnya jelas, masyarakat lebih puas dengan kinerja Jokowi dibandingkan Ma’ruf”, jelasnya. “Hasilnya jelas, masyarakat Jatim puas terhadap kinerja Jokowi – Ma’ruf. Ini tentu tidak lepas dari keberhasilan pemerintahan Jokowi melalui pandemi Covid dan berbagai krisis ekonomi yang melanda akibat dinamika internasional”, jelasnya.

Baca Juga: Jelang Hari jadi Sragen ke-278, Bupati Dan Forkopimda Ziarahi Pemimpin Pendahulu

Lebih lanjut, Ikhsan mengatakan fakta ini menunjukkan bahawa masyarakat masih mempercayai duet Jokowi-Ma’ruf Amin sejauh ini.

“Terkait kepuasan kinerja, Tingkat kepuasan masyarakat yang tinggi terhadap kinerja Presiden dan Wapres ini menunjukkan bahwa duet kepemimpinan nasional ini, sejauh ini dianggap mampu menjalankan agenda dan menyelesaikan berbagai masalah pembangunan yang muncul serta masih dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin Indonesia hingga masa tugas purna pada tahun 2024”, ujar Ikhsan.

Pada sisi lain responden juga menilai bahwa perkembangan Indonesia selama dipimpin Jokowi-Ma’ruf hasil responden menunjukkan 54,4 persen semakin baik, sementara 36 persen sama saja dan 7,7 persen semakin buruk, kemudian 1,9 persen menyatakan tidak tahu/tidak menjawab. 

Baca Juga: DPRD Surabaya Minta Pemkot Tekan Kasus DBD

"Keduanya memang terlihat rapi berkolaborasi dalam kepemimpinan nasional dan mampu menyelesaikan masalah-masalah pembangunan terutma pada saat-saat kritis semasa pandemi COVID-19, sehingga masyarakat Jatim menilai perkembangan Indonesia selama dipimpin Jokowi-Ma’ruf semakin baik”, pungkasnya. 

Sebagai informasi, hasil penelitian yang dilakukan oleh SSC ini dilaksanakan dari tanggal 01-10 Agustus 2022 di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur. Sebanyak 1.200 responden dipilih dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling dengan margin of error kurang lebih 2,83 persen dan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. Penentuan responden dalam setiap Kartu Keluarga (KK) dilakukan dengan bantuan kish grid. (mar)

Editor : redaksi