Tim KKN Abmas ITS Edukasi Kreatif Tangkal Hoaks

avatar swaranews.com
Salah satu cuplikan dalam video promosi anti hoaks Tim KKN Abmas ITS. (Tim)
Salah satu cuplikan dalam video promosi anti hoaks Tim KKN Abmas ITS. (Tim)
Swaranews.com - Arus informasi yang beredar begitu cepat tanpa diiringi dengan upaya dalam memilah kebenaran bisa berujung pada tersebarnya ujaran kebencian dan berita bohong atau hoaks. Menanggapi hal tersebut, ITS melalui Kuliah Kerja Nyata Pengabdian kepada Masyarakat (KKN Abmas) Berbasis Produk berdedikasi memberantas hoaks lewat penyuluhan kepada masyarakat.
 
Tim KKN Abmas ITS ini menggalakkan sebuah pengabdian melalui pembuatan video berjudul Video Kampanye Edukasi untuk Mendukung Program menangkal Hoaks di Jawa Timur. Ketua tim KKN Abmas ITS Nugrahardi Ramadhani menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan program dari Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS dengan menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur (Jatim).
 
Kegiatan KKN Abmas ITS ini berada di bawah Pusat Kajian Sustainable Development Goals (SDGs). Dosen yang biasa dipanggil Dhani ini berkata, pembuatan video untuk mempromosikan kampanye dalam menangkal hoaks tersebut dilaksanakan, sebab Jatim masih menjadi sasaran empuk penyebaran berita palsu.
 
“Hal tersebut dibuktikan dengan banyaknya kasus-kasus besar hoaks yang masif dan terstruktur yang melibatkan banyak pihak,” ungkap Dhani, kemarin.
 
Dosen Departemen Desain Komunikasi Visual (DKV) tersebut menyambung, Diskominfo Jatim sebagai pemegang kebijakan komunikasi dan informatika mempunyai satu program berupa situs untuk menangkal hoaks, yaitu klinikhoaks.jatimprov.go.id. Situs Diskominfo Jatim perlu mendapat promosi lebih dengan cara-cara kreatif agar lebih bermanfaat untuk masyarakat, salah satunya adalah media audio visual atau video iklan layanan masyarakat. 
 
Oleh karena itu, dalam KKN yang berjalan selama tiga bulan sejak Juli 2022 tersebut, tim KKN Abmas ITS ini berperan sebagai tim produksi video. Dhani mengungkapkan bahwa timnya menghasilkan luaran berupa video iklan layanan masyarakat menggunakan genre komedi musikal sebagai media kampanye di kanal milik Diskominfo Jatim.
 
“Kami menargetkan masyarakat Jatim, khususnya yang tinggal di pelosok dan keluarga, lebih luas lagi masyarakat Indonesia,” papar alumnus S2 ITS itu.
 
Adapun tahapan dari pembuatan video ini, menurut lelaki berusia 41 tahun itu, berupa asistensi terkait video iklan melalui laman Zoom, melakukan casting untuk aktor, pencarian referensi terkait iklan, dan latihan koreografi yang dilakukan secara luring di Science Techno Park (STP) ITS.
 
“Proses praproduksi dilakukan dengan gladi bersih, proses produksi dilakukan syuting, dan pada pascaproduksi dilakukan pengeditan hingga rendering,” jelas Dhani.
 
Dosen yang juga merupakan desainer itu mengaku tidak menjumpai kendala selama menjalankan KKN. Alih-alih, mahasiswa justru memperoleh banyak pengalaman baru dalam berkarya dengan menghasilkan video musikal. Dari penuturan Dhani, tim KKN Abmas ITS ini mendapat sambutan hangat dari Diskominfo Jatim. Hal tersebut lantaran media-media pendukung yang lebih kreatif yang tidak terkesan menggurui dibutuhkan masyarakat. 
 
Dhani berharap, munculnya produk-produk kreatif seperti yang dirancang oleh tim KKN Abmas yang dipimpinnya ini dapat menjadi fase atau cara lain kreatif dalam komunikasi visual, sehingga membantu permasalahan yang dihadapi instansi atau masyarakat. Video kampanye ini merupakan sumbangsih dari ITS untuk Indonesia yang dapat diakses melalui jejaring sosial milik Diskominfo Jawa Timur maupun tautan bit.ly/ILMHOAKS. (res)
 
 
* Caption foto:
Salah satu cuplikan dalam video promosi anti hoaks yang digagas oleh tim KKN Abmas ITS bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Timur.

Editor : redaksi