DPRD Surabaya : Pertanda Ekonomi Tumbuh Dongkrak UMKM

avatar swaranews.com

Swaranews.com - sejumlah toko yang berjajar di Pasar Wonokromo diserbu warga Kota Surabaya yang hendak membeli pakaian ala pahlawan atau pejuang. Hal itu dilakukan demi untuk memeriahkan peringatan Hari Pahlawan. 

Gus David pemilik toko Rowi di Jl. Wonokromo 47 mengatakan, para pembeli sudah berdatangan sejak menjelang siang, ketika tokonya baru buka.

"Ramai mas sejak toko buka, sampai malam banyak pembeli yang datang," ujarnya sambil sibuk melayani pembeli.

Gus David kembali mengatakan, ramainya pembeli dirasakan sejak hari minggu. "Biasanya memang ramai menjelang Hari Pahlawan. Nanti biasanya normal lagi pas tanggal 10 November," imbuhnya.

Menurutnya baju yang dicari pembeli berbagai ukuran. Ada yang mencari ukuran dewasa atau untuk anak-anak. "Mereka kebanyakan mencari motif doreng tentara. Kalau soal omzet melebihi hari normal. Bisa berlipat-lipat dibandingkan hari normal," pungkasnya.

Ida salah seorang pembeli mengatakan, sedang mencari baju ala pahlawan untuk anaknya. "Buat upacara Hari Pahlawan di sekolah nanti," terangnya.

Menurutnya dulu ketika PPKM di masa pandemi tidak ada upacara karena sekolah menerapkan belajar daring. "Kalau sekarang kan sudah sekolah lagi mas. Jadi seru juga nanti upacara pakai baju ala pejuang," pungkasnya.

Sementara itu Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno mengatakan ramainya transaksi jual beli baju ala pejuang menunjukkan daya beli masyarakat terus membaik.

"Dengan daya beli yang kian membaik ini tentunya akan menggerakkan roda ekonomi di Surabaya. Dan berdampak besar pada tumbuhnya UKM dan UMKM" jelasnya.

Anas berharap Pemkot Surabaya bisa memanfaatkan moment-moment hari peringatan untuk mendongkrak pemberdayaan UKM dan UMKM.

"Seperti di moment peringatan Hari Pahlawan. Karena gebyarnya peringatan oleh Pemkot, membuat warga Surabaya ikut antusias memperingati, dengan mengenakan baju ala pejuang. Dampaknya penjual baju ala pejuang ramai pembeli," pungkasnya. (mar)

Editor : redaksi