Puskesmas Ketabang Bakal Dibangun Kembali

avatar swaranews.com

Swaranews.com – Puskesmas Ketabnfkali yang terletak di Jalan Jaksa Agung Soeprapto, Surabaya akan kembali dikerjakan proses renovasinya. Pembangunan ulang tempat layanan kesehatan ini memang sempat terhenti.

Menurut Mitro Toladan Kasie Sarana dan Prasarana Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, terkait puskesmas Ketabang akan dilanjutkan kembali, sudah dilelang dan sudah ada pemenang.

Baca Juga: Sub PIN Polio Putaran Kedua di Surabaya Melebihi Target Sasaran hingga 105,94 persen

"Start awal akan dimulai minggu depan, pemenangnya CV Bram Kontruksi, pagunya Rp 5,5 miliar, kontraknya Rp.5 miliar," ujar Mitro,  Jumat (1/9/2023).

Mitro menjelaskan, pekerjaan sampai akhir November, waktunya cuma 3 bulan saja. Untuk saat ini kondisi bangunan 37 persen dan paling banyak pengadaan, dalam waktu 3 bulan seluruh bangunan harus selesai 100 persen.

"Untuk pemenangnya sudah fix CV Bram Kontruksi dan sudah melalui tahap evaluasi. Minggu depan mulai pelaksanaan sampai batas waktu akhir November," terang Mitro.

Dia menegaskan  kalau secara perhitungan untuk waktunya masih bisa sesuai perencanaan. Karena lebih besar pengadaannya lift, genset dan dumb waiter (lift barang),

Baca Juga: Gandeng Pelaku Bisnis Sukses, Pemkot Gelar Gebyar UMKM Kuliner Surabaya To The Next Level

"Paling besar anggarannya untuk pengadaan, kalau untuk fisiknya sekitar 40 persenan dari total anggaran," ucap Mitro.

Sesuai rencana bangunan Puskesmas Ketabang terdiri dari 3 lantai dan tidak ada ruang untuk rawat inap. Hanya untuk pelayanan saja, seperti puskesmas lainnya, nantinya bisa sebagai puskesmas percontohan.

"Kedepannya nanti seluruh puskesmas akan seperti itu, kalau memang lahannya memungkinkan. Karena rata-rata puskesmas kan lahannya kecil-kecil," jelas Mitro

Baca Juga: Strategi Pemkot Surabaya Dongkrak Produktivitas Pertanian di Dalam Kota

Dia menambahkan, dari 3 lantai tersebut,  lantai satu untuk Poli umum, lantai dua untuk pelayanan khusus ibu dan anak (KIA) dan lantai tiga untuk management.

"Jadi masing- masing layanan ruangannya terbagi,  tidak bercampur seperti puskesmas pada umumnya," utup Mitro (mar)

Editor : redaksi