Ketua DPRD Kota Surabaya: Arif Fathoni Jabat Ketua Komisi A

avatar swaranews.com
Adi Sutarwijono Ketua DPRD Kota Surabaya. /Foto: Bachan
Adi Sutarwijono Ketua DPRD Kota Surabaya. /Foto: Bachan

Swaranews.com - Hasil Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Surabaya memutuskan Arif Fathony sebagai ketua komisi A menggantikan Pertiwi Ayu Khrisna yang di rotasi ke Komisi B pada Selasa, 12 Semptember 2023 seminggu yang lalu.

"Tadi telah dilakukan rapat Badan Musyawarah dan memutuskan saudara Arif fathoni secara resmi menjabat ketua komisi A,"ujar  Adi Sutarwijono Ketua DPRD Kota Surabaya setelah memimpin rapat Bamus pada Senin (18/9/2023).

Baca Juga: Walikota Eri Cahyadi: Proyeksi Dari PKB Rp 1.2 Triliun

Dia menjelaskan bahwa proses pengambilan keputusan tersebut dilakukan voting di komisi dan kemudian dibawa ke rapat Bamus.

"Tinggal menunggu rapat paripurna. Semua menyetujui ketua Komisi A adalah saudara Arif Fathony," tegas Adi.

Baca Juga: Abdul Ghoni MN: Kinerja Kadishub Surabaya Perlu Dievaluasi Terkait Temuan Walikota soal Parkir Liar

Sementara itu, Arif Fathoni menyampaikan bahwa sebanyak 12 anggota Komisi A sepakat menunjuk langsung dirinya dalam rapat internal yang dipimpin langsung ketua DPRD Kota Surabaya.

"Jadi sesuai tata tertib DPRD ketua Komisi A itu kan dipilih oleh anggota. Rapat dipimpin ketua DPRD, Alhamdulillah 12 anggota Komisi A menyepakati saya sebagai nahkoda hingga periode jabatan anggota DPRD berakhir di 2024," terang Arif Fathoni.

Baca Juga: Pansus Sepakat PDAM Surya Sembada Surabaya Tetap Perumda 

Legislator muda yang juga Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Surabaya ini menegaskan bahwa amanah baru ini harus diemban meskipun tidak mudah karena di sisa kepemimpinan periode kali ini, Komisi A harus benar-benar menjadi wadah bagi masyarakat Surabaya. Menyalurkan aspirasinya terkait bidang hukum dan pemerintahan.

"Tugas DPRD mengakselerasikan kehendak rakyat supaya ada solusinya. Saat ini proses nya sedang dilakukan ke Bamus, menjadwalkan Paripurna untuk mengubah keputusan DPRD sebelumnya," tutup Arif Fathoni. (mar)

Editor : redaksi