PDI Perjuangan Surabaya Siap Sukseskan Kampanye Pemilu 2024

avatar swaranews.com
Anas Karno./ Foto: tim
Anas Karno./ Foto: tim

Swaranews.com - Rakernas PDI Perjuangan yang baru saja berlangsung di Jakarta pada 29 September sampai 1 Oktober 2023 lalu, melipat gandakan semangat kader banteng di Surabaya, untuk memenangkan Ganjar Presiden sekaligus menang hattrick di Pemilu 2024.

Semangat tersebut ditunjukkan kader PDIP, dengan mengibarkan bendera Banteng di atas sejumlah gapura perkampungan kawasan Jl. Embong Malang. Yang merupakan pusat bisnis kota Surabaya.

Baca Juga: A.H. Thony: Waspadai Komprador Politik

Kepala Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Surabaya Anas Karno mengapresiasi aktifitas tersebut.

"Pidato program-program kerakyatan dari ketua umum Ibu Megawati, yang bisa disaksikan langsung oleh kader PDIP dan masyarakat, lewat berbagai media massa, maupun media sosial, menjadi pemompa semangat untuk menang. Karena kemenangan PDIP dan Ganjar Pranowo, sejatinya adalah kemenangan rakyat," tegasnya pada Selasa (03/10/2023).

Lebih lanjut Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya tersebut mengatakan, butuh kerja keras untuk mencapai target kemenangan tersebut.

Baca Juga: DPRD Surabaya Support Pemkot Bangun Tanggul di Surabaya Barat

"Hanya dengan kekuatan yang solid dan terus bergerak ke masyarakat. Mendengar keluhan masyarakat, dan mencarikan solusi persoalan sosial rakyat. Niscaya target kemenangan itu akan tercapai," jelasnya.

Anas Karno menyerukan supaya kader PDIP di Surabaya secepatnya bergerak menyambut kampanye Pemilu 2024.

"Kibarkan panji-panji PDI Perjuangan di seluruh kampung. Kita tunjukkan bahwa Surabaya adalah kandang banteng. Dari dulu, sekarang dan selamanya," tegasnya lagi.

Baca Juga: Ketua DPD PSI Surabaya Mengwasi Jalannya Rekapitulasi di Seluruh Kecamatan

Menurut Anas Karno, PDIP Surabaya sudah siap menyambut Pemilu 2024. Dengan menyiapkan berbagai infrastruktur pendukung.

"Mulai dari pembentukan dan pelatihan saksi untuk tiap TPS. Kemudian alat-alat peraga kampanye seperti baliho, spanduk dan stiker. Ditambah lagi para juru kampanye," pungkasnya. ((mar)

Editor : redaksi