Takmir Masjid Waqofiyan Gelar Khitanan Masal

Swaranews.com -  Melestarikan tradisi peninggalan para orang tua terdahulu merupakan kuajiban generasi penerus untuk tetap menjaganya. Salah satunya yang dilakukan oleh pengurus Takmir Masjid Waqofiyah Temu, Kecamatan Prambon, Kabupaten Sidoarjo.

Dimana pada minggu pagi, (29/10/2023) Takmir Masjid Waqofiyah Temu bersama masyarakat Desa Temu menggelar kegiatan Khitanan Massal dan Arak-Arakan. Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Waqofiyah itu diikuti kurang lebih 40 anak yang akan di khitan.

Baca Juga: Bupati Yuhronur Efendi Kenalkan Lamongan Kepada Mahasiswa KKN UMS

Abdussalam, selaku ketua Takmir Masjid Waqofiyah Temu mengatakan bahwa Peserta yang ikut merupakan anak-anak yatim dan anak-anak dhuafa dari Desa Temu dan sekitarnya. 

' Peserta yang ikut merupakan anak-anak yatim dan anak-anak dhuafa dari Desa Temu dan sekitarnya." terang Abdussalm yang juga ketua LAZIS MWCNU Prambon itu.

Ia juga menceritakan jikalau kegiatan khitanan masal ini sudah berlangsung selama puluhan tahun. Bahkan ia meyakini jika kegiatan khitan masal ini akan terus lestari dan membudaya di masyarakat Temu.

"Sudah puluhan tahun kegiatan ini berjalan, dari tahun 1985, dan terus dilanjutkan, melihat panitia yang terdiri dari anak-anak muda seperti ini, jangan kaget 10 tahun lagi khitanan massal ini akan tetap ada," ujarnya. 

Baca Juga: Kabupaten Sidoarjo Terpilih Sebagai Role Model Implementasi SSK

Pihaknya bahkan mengaku kalau dulu juga mengikuti Khitan Massal di kampung halamannya. Menurutnya, doa dari para ulama pada acara khitanan massal seperti ini dapat menjadikan hidup anak-anak lebih barokah. 

Semoga anak-anak kita ini menjadi anak-anak yang sholeh, saya dulu juga dikhitan masal, ini apalagi ada do'a dari Rais Syuriyah MWCNU Prambon, InsyaAllah barokah," pungkasnya. 

"Sudah 5 tahun ini diketuai oleh mas Agung Setiawan, dan banyak anak-anak muda yang terlibat," ujarnya. 

Baca Juga: Sudahkah Masyarakat Terbantu dengan Kinerja Dispendukcapil Sidoarjo

Koordinator dokter khitan dipegang oleh dr. Praviko Romadhon. Tujuh dokter melayani 40 anak. Sementara Kepala Desa Temu, Ibu Pety mendukung kegiatan ini. 

Rois Syuriyah MWC NU Prambon mengiringi keberangkatan 40 peserta Khitan Massal dengan doa dan Mahalul Qiyam. Sebelum dikhitan mereka dinaikan becak untuk diarak keliling Desa Temu. 

Editor : amar