Mengenal Puri Surya Majapahit.   

Swaranews.com - Anak Agung Ngurah Putra, Ketua Puri Surya Majapahit hadir dalam ulang tahun Majapahit ke 730. Dirinya menggantikan eyang Suryo yang wafat 3 tahun lalu.

Anak Agung Ngurah Putra merupakan anak dari mendiang Anak Agung Ngurah Rai. Eyang Suryo merupakan anak angkat sejak kecil dari mendiang Anak Agung Ngurah Rai lalu tercetuslah Puri Surya Majapahit di Trowulan, Mojokerto hingga saat ini.

Baca Juga: Perayaan Waisak di Candi Borobudur

"Saat ini kita fokus untuk penataan kembali dan rencana merenovasi Puri Surya Majapahit sepeninggal eyang Suryo agar menjadi lebih baik," ujar AA Ngurah Putra, Minggu (17/12/2023).

Kilas sejarah Puri Surya Majapahit dengan Putri Campa bernama Lie Yu Lan salah satu istri Prabu Brawijaya V, Raja Majapahit.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Siapkan Saluran Ducting, Tata Jaringan Kabel Utilitas di Kawasan Kota Lama

"Altar pemujaan utama Parama Wisesa Pura merupakan pemujaan Bhatara Kawitan Sri Kertaradjasa Wisnu Wardhana atau Candi leluhur purusa Majapahit," papar AA Ngurah Putra.

Dia  menyebutkan juga terdapat pratima siwa Buddha altar pemujaan kepada Buddha dimana agama Budha menjadi agama kerajaan Majapahit masa lalu yang mengalami kejayaan saat patih Gajah Mada dengan sumpah Amukti Palapanya yang berhasil menyatukan nusantara, wilayah kekuasaan hingga ke Campa, Vietnam.

Baca Juga: Festival Rujak Uleg 2024 Usung Tema ‘The History of Rujak Cingur’

"Terbukti dengan makam putri Campa sekitar 300 meter bersebelahan dengan Puri Surya Majapahit. (sun)

Editor : amar