IMA UMKM Award Kembali Hadir 2024, Ayo Daftarkan UMKM Anda Sekarang!

PENYERAHAN HADIAH PEMENANG pada IMA UMKM Award 2024: Hermawan Kartajaya selaku Founder IMA memberikan penghargaan kepada DBFoods sebagai Juara 1 IMA UMKM Award 2023 kategori Pariwisata (kiri) serta Suparno Djasmin selaku President IMA Pusat menyerahkan p
PENYERAHAN HADIAH PEMENANG pada IMA UMKM Award 2024: Hermawan Kartajaya selaku Founder IMA memberikan penghargaan kepada DBFoods sebagai Juara 1 IMA UMKM Award 2023 kategori Pariwisata (kiri) serta Suparno Djasmin selaku President IMA Pusat menyerahkan p

Swaranews.com - Indonesia Marketing Association (IMA) sebagai organisasi yang berfokus pada aktivitas pengembangan pemasaran sebagai profesi, kembali menyelenggarakan IMA UMKM Award 2024 untuk memajukan ekosistem pemasaran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah di Indonesia.

IMA UMKM Award 2024 ini mengusung tema: “Bersama IMA tumbuhkan UMKM, untuk Indonesia Maju.”

Baca Juga: Buruh Desak Pemerintah Berani Lawan Broker Impor, PHK Massal Ancam RI

Penyelenggaraan IMA UMKM Award 2024 merupakan yang kedua kalinya sejak tahun lalu. Hal ini menunjukkan komitmen dan kepedulian IMA kepada pengembangan UMKM Indonesia yang selaras dengan visi IMA, yaitu untuk Indonesia yang lebih baik.

Pada tahun lalu, IMA UMKM Award 2023 mendapatkan antusiasme yang cukup baik dengan diikuti oleh 475 UMKM dari seluruh wilayah di Indonesia.

Suparno Djasmin selaku President IMA Pusat, menjelaskan: “Kami komit dan sepakat untuk melakukan keberlanjutan IMA UMKM Award ini dalam upaya untuk memberikan kesempatan yang lebih banyak kepada UMKM untuk mengembangkan diri. Hal ini dimulai dari proses seleksi, di mana akan ada pelatihan yang disertai dengan pendampingan dari para pakar, sehingga program ini benar-benar mempersiapkan UMKM untuk naik kelas.”

Pendaftaran dan Seleksi IMA UMKM Award 2024

Rangkaian Seleksi IMA UMKM Awards 2024 telah dimulai, ditandai dengan Kick-off yang dilaksanakan pada tanggal 1 Maret 2024. Dilanjutkan dengan pendaftaran dan seleksi calon peserta UMKM Award oleh Chapter IMA seluruh Indonesia pada link bit.ly/RegistrasiIMAUMKMAward2024. Setelah itu, akan dilakukan kembali seleksi dan kurasi oleh IMA Pusat hingga akhir Juni 2024.

Peserta yang lolos akan mengikuti pelatihan dan workshop pada tanggal 1 – 20 Juli 2024. Selanjutnya, peserta akan memasuki tahap mentoring dan coaching pada 6 Agustus – 6 September dan diakhiri dengan tahap penjurian untuk perencanaan bisnis pada akhir September 2024.

Untuk mengikuti IMA UMKM Award 2024, terdapat beberapa persyaratan minimum yang harus dipenuhi, yaitu: usaha harus beroperasi minimal satu tahun dengan omzet bulanan minimal Rp 5 juta atau setara dengan Rp 60 juta per tahun, dan peserta harus memiliki komitmen untuk pertumbuhan usaha dengan telah mengikuti minimal satu pelatihan terkait usaha.

Kehadiran antusiasme dan motivasi yang tinggi juga sangat diperlukan sebagai aspek non-finansial, menunjukkan semangat dan dedikasi dalam menghadapi tantangan bisnis UMKM. Dengan memenuhi persyaratan ini, peserta akan lebih siap berkontribusi secara positif dan berkelanjutan dalam ekosistem UMKM.

IMA berharap, bagi calon yang akan mengikuti IMA UMKM Award dipersilahkan untuk mendaftar di seluruh sekretariat IMA di 100 Chapter yang ada di Indonesia, terutama di ibukota provinsi serta kota tingkat II lainnya.

Erik Hidayat selaku Vice President UMKM IMA Pusat, menyampaikan: IMA UMKM Award dirancang untuk memberikan UMKM di Indonesia sebuah wadah yang memungkinkan UMKM untuk terlibat dalam ekosistem wirausaha dan meningkatkan perkembangan usaha mereka untuk naik kelas. Kedepannya, kata Erik, UMKM peserta akan terus mendapatkan informasi mengenai berbagai program pengembangan UMKM yang ditawarkan oleh IMA serta mendapatkan kesempatan untuk membangun koneksi atau relasi dengan pemodal maupun wirausahawan yang sudah memiliki berbagai pengalaman di kancah di nasional maupun internasional.”

Keunggulan IMA UMKM Award ini diungkapkan oleh Juara 1 Kategori Umum dan Pariwisata pada IMA UMKM Award 2023:

“Setelah mengikuti pendampingan bisnis inkubasi dari IMA Award, saya menemukan banyak yang harus dibenahi, mulai dari pencatatan penjualan dan keuangan, menentukan target market yang tepat, branding meliputi copywriting, strategi jangka pendek dan jangka panjang usaha. Pendampingan ini membantu pengembangan usaha kami. Kami dibantu akses pasar melalui pameran, business matching dan networking. Kegiatan ini sangatlah keren dan IMA full-support pada UMKM,” Ucap Henry dari UMKM Imago Raw Honey, Juara 1 UMKM Kategori Umum pada IMA UMKM Award 2023.

Pemenang lain mengungkapkan bahwa IMA UMKM Award memberikan saya kesempatan belajar dari mentor-mentor yang berpengalaman dalam mengembangkan merek-merek nasional, membuka wawasan dan sudut pandang baru tentang bagaimana caranya produsen berskala kecil harus berbenah untuk bisa menjadi perusahaan berskala nasional. Menjadi Juara IMA UMKM Awards adalah bonus, kami tidak hanya mendapatkan hadiah berupa modal usaha, namun juga koneksi-koneksi bisnis baru, dan menjadi bagian dari komunitas eksklusif para eksekutif dan pebisnis berskala nasional,” Ucap Herry Kurniadi dari UMKM DBfoods, Juara 1 UMKM kategori Pariwisata pada IMA UMKM Award 2023.

Dengan menghadirkan lomba UMKM Award 2024 ini, IMA berharap bahwa UMKM peserta tidak hanya dapat naik kelas ke kancah yang lebih tinggi lagi dari segi pemasaran, namun juga dari pengelolaan dan pengembangan usaha.

Foto 1

IMA KEMBALI MENGHADIRKAN IMA UMKM AWARD:

Dengan mengusung tema, “Bersama IMA tumbuhkan UMKM, untuk Indonesia Maju”, IMA UMKM Award hadir untuk mengembangkan UMKM di Indonesia menjadi naik kelas.

Foto 2

PENYERAHAN HADIAH PEMENANG pada IMA UMKM Award 2024:

Hermawan Kartajaya selaku Founder IMA memberikan penghargaan kepada DBFoods sebagai Juara 1 IMA UMKM Award 2023 kategori Pariwisata (kiri) serta Suparno Djasmin selaku President IMA Pusat menyerahkan penghargaan kepada Imago Raw Honey sebagai juara 1 IMA UMKM Award kategori Umum (kanan). 

 

 

Baca Juga: Kuliner Legendaris, Konser Musik Hingga Loker Hadir di FIFGROUP 35th LOCALICIOUS

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Baca Juga: 4 Alasan Krusial di Tengah Kekhawatiran 46% Perempuan Akan Otomasi Pekerjaan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : amar