Sekar Laut Pertahankan Kinerja Bisnisnya Sepanjang Tahun 2023

Berbagai produk dari PT Sekar Laut Tbk. /Foto : tim
Berbagai produk dari PT Sekar Laut Tbk. /Foto : tim

Swaranews.com - Pada saat perekonomian dunia yang sedang dalam proses pemulihan, PT Sekar Laut, Tbk merasa bersyukur dapat melewati tahun 2023 dengan pencapaian yang cukup memuaskan.
Di tengah gejolak dunia yang masih berlangsung, perseroan yang bergerak di bidang krupuk dan makanan olahan ini mampu mempertahankan kinerja bisnisnya sepanjang tahun2023. Pencapaian tersebut didukung oleh membaiknya daya beli dan mobilitas yang terus naik dimasyarakat.

“Oleh karena itu, perusahaan tetap berusaha untuk mempertahankan produksi dan distribusi produknya. Hal tersebut tercermin dari pendapatan perusahaan yang meningkat 17% dari tahun sebelumnya yaitu sebesar Rp 1.794 miliar dan laba naik 18% jika dibandigkan dengan labadi tahun 2022, yang dapat diinterpretasikan sebagai keberhasilan perusahaan untuk bertahan ditengah pemulihan kondisi ekonomi,” demikian disampaikan Direktur Keuangan PT Sekar Laut, Tbk John C Gozal usai Rapat Umum Pemegang Saham, di Surabaya kemarin.

Baca Juga: Buruh Desak Pemerintah Berani Lawan Broker Impor, PHK Massal Ancam RI

Menurut John, tahun 2023, perusahaan dihadapkan pada tantangan yang berbeda dengan tantangan di tahun 2022 lalu. Di tahun 2023 ini, perekonomian dihadapkan dengan adanya perang antara Rusia –Ukraina, Palestina – Israel dan semakin maraknya produk dari perusahaan asing yang mulaimeramaikan pasar dalam negeri.

Meskipun demikian, perusahaan tetap fokus pada penyebaran luasarea pemasaran dalam dan luar pulau Jawa dan perluasan pangsa ekspor.


“Disamping tantangan di atas, perusahaan juga menghadapi tantangan gejolak harga dan ketersediaan bahan baku karena dampak El-Nino. Hal ini tidak pernah dialami perusahaan padatahun sebelumnya,” ungkap John Gozal.

Diingatkannya, sepanjang 2023, perusahaan mengalami kenaikan aset lancar sebesar 36%. Komponen aset lancar perusahaan paling besar ada pada piutang usaha senilai Rp 187 miliar dan persediaan sebesar Rp 280 miliar. Perusahaan juga membukukan peningkatan aset tetap sebesar 7% dibandingkan tahun2022. Secara keseluruhan, total aset perusahaan naik sebesar 24% dari tahun 2022 ke tahun 2023.

Baca Juga: Kuliner Legendaris, Konser Musik Hingga Loker Hadir di FIFGROUP 35th LOCALICIOUS

Sementara itu, kewajiban lancar perusahaan meningkat sebesar 5% di tahun 2023. Kontribusi kewajiban lancarpaling besar berasal dari pinjaman bank jangka pendek sebesar Rp 161 miliar. Kami berupayamengelola struktur utang dan likuiditas, dengan melunasi kewajiban jangka pendek lebih cepat,serta meningkatkan total aset lancar, sehingga penurunan kewajiban lancar ini menunjukkan kemampuan likuiditas perusahaan yang semakin baik. Kewajiban jangka panjang di tahun 2023meningkat sebesar 7% dibandingkan tahun 2022. Peningkatan kewajiban jangka panjang tersebut disesuikan dengan kebutuhan investasi perusahaan. 

“ Total kewajiban perusahaan meningkat menjadi Rp 466 miliar di tahun 2023 dari Rp 443 miliar di tahun 2022. Peningkatan total kewajiban sebesar 5%. Di tahun 2023, terdapat peningkatan liabilitas dikarenakan investasi yang tengah di lakukan perusahaan. Selama tahun 2023, ekuitas kami meningkat sebesar 38%. Kontribusi peningkatan ekuitas terbesar diperoleh dari laba perusahaan di tahun 2023.” ungkapnya. 

Dikatakannya, kenaikan ekuitas ini menunjukkan kemampuan kami untuk mengelola sumber modal menjadi laba bersih, serta pendanaan non-utang yang akan berdampak pada kesehatan struktur modal kami.
John juga menyatakan, Sepanjang tahun 2024 perseroan optimis bahwa perekonomian Indonesia akan menjadi semakin baik, mengingat mobilitas dan daya beli Masyarakat telah meningkat. Perseroan yakin bahwa dengan menjaga rantai distribusi dan kualitas produk, target bisnis yang sudah ditetapkan dapat tercapai.

Baca Juga: 4 Alasan Krusial di Tengah Kekhawatiran 46% Perempuan Akan Otomasi Pekerjaan

Menurutnya, seiring dengan ketidakpastian kondisi yang terjadi, perseroan mengimbanginya dengan inovasi yang berkelanjutan, mulai dari pengembangan produk sampai kepemasarannya. Perseroan harus berjalan secara dinamis dengan kemampuan adaptasi yang tinggi, tentunya disertai dengan pengetahuan akan kondisi pasar dan kemampuan untuk menangkap peluang yang baru.

Perseroan juga optimis akan terbuka kesempatan baru untuk terus mengeluarkan produk baru yang higienis dandiminati masyarakat, tanpa menurunkan mutu dan kualitas produk yang sudah diproduksi hinggadetik ini. Dengan begitu, pola hidup masyarakat akan lebih terarah untuk menggunakan produkyang sehat dan praktis. Peluang usaha ini yang akan menjadi landasan pertumbuhan jangka panjang bagi usaha perseroan.

Editor : amar