HJKS ke-731: 30.000 Jemaah Diprediksi Hadiri Pengajian Gus Iqdam di Balai Kota Surabaya

Walikota Eri Cahyadi saat bersama KH Agus Muhammad Iqdam Kholid. (Kominfo Kota Surabaya)
Walikota Eri Cahyadi saat bersama KH Agus Muhammad Iqdam Kholid. (Kominfo Kota Surabaya)

Swaranews.com - Ribuan personel gabungan siap disiagakan untuk mengamankan pengajian akbar bersama KH Agus Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam di Taman Surya Balai Kota Surabaya, Jumat (10/5/2024). Pengajian akbar dalam rangka menyambut Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-731 bersama Gus Iqdam ini didukung oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M Fikser mengatakan, pihaknya telah menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk rencana pengamanan (renpam) pengajian akbar bersama Gus Iqdam. Rakor diikuti mulai Perangkat Daerah (PD) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya hingga jajaran dari TNI-Polri.

Baca Juga: Kolam Renang Tirta Bunda Dilengkapi Tempat Bermain Anak hingga Instruktur Pendamping

"Dari hasil rakor, ada total 1.970 personel gabungan yang akan diterjunkan untuk renpam pengajian akbar bersama Gus Iqdam di Taman Surya Balai Kota Surabaya," kata Fikser di kantornya, Rabu (8/5/2024).

Fikser menjelaskan, ribuan personel gabungan itu terdiri dari 1.000 anggota Satpol PP Surabaya, 200 personel dari Polrestabes Surabaya, 200 personel Dinas Perhubungan (Dishub) dan 50 personel dari Kodim Surabaya Selatan.

Kemudian juga dari Dinas Kesehatan (Dinkes) 90 petugas, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) 150 personel, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 100 personel dan beberapa personel lain dari PD terkait di lingkup Pemkot Surabaya. "1.970 personel ini tersebar di 13 titik lokasi pengamanan," ujar Fikser.

Menurut dia, renpam tidak hanya dilakukan di area dalam Taman Surya Balai Kota Surabaya. Tetapi juga diterapkan di luar atau sekitaran jalan area tersebut. Mulai dari Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Sedap Malam, Jalan Jimerto, Jalan Walikota Mustajab, Jalan Yos Sudarso, Jalan Pacar, Jalan Ketabang Kali Timur hingga perempatan Jalan Ambengan.

"Kami perkirakan ada sekitar 30.000 orang masyarakat atau jemaah yang hadir untuk mengikuti pengajian akbar bersama Gus Iqdam," terang Fikser.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Sediakan Kolam Renang Gratis untuk Penanganan Stunting dan Gizi Buruk

Untuk mendukung kelancaran acara, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya itu menjabarkan, bahwa pihaknya telah menyiapkan 18 LED videotron. Belasan LED itu dipasang di area dalam Taman Surya hingga beberapa jalan di kawasan sekitar.

"Ada total 18 LED yang disiapkan. Dengan rincian, 9 LED disiapkan di dalam area Taman Surya dan 9 LED lainnya berada di luar atau jalan sekitaran Taman Surya," paparnya.

Pria asal Serui, Papua itu juga menerangkan, rangkaian acara pengajian akbar bersama da'i muda asal Kabupaten Blitar ini dimulai pada pukul 19.00 WIB. Sebelum Gus Iqdam menyampaikan tausiyah agama, kegiatan akan diisi penampilan hadrah dari Pusat Sabilu Taubah. "Gus Iqdam dijadwalkan mulai menyampaikan tausiyah agama sekitar pukul 21.20 WIB," katanya.

Pihaknya pun meminta masyarakat atau jemaah yang hadir di pengajian akbar Gus Iqdam agar dapat saling menjaga ketertiban. Termasuk pula dengan tidak membawa bendera yang berpotensi dapat mengganggu kekhusyukan jemaah lainnya.

Baca Juga: Wali Kota Eri Resmikan Gelaran ‘Surabaya Pesta Pora’, Festival Pemuda dan Olahraga di Tepi Pantai

"Kemudian bagi jemaah yang membawa makanan atau minuman, sisa-sisa makanan itu bisa langsung dibuang ke tong sampah. Kami siapkan beberapa tong sampah di sejumlah titik lokasi acara," pesan dia.

Di akhir, Fikser turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atau pengguna jalan raya yang akan terganggu dengan adanya kegiatan tersebut. Selama acara berlangsung, rekayasa lalu lintas di jalan sekitar Taman Suya akan diterapkan buka-tutup dengan melihat situasi.

"Sementara bagi para orang tua yang membawa anak kecil, kami juga minta tolong untuk dilakukan pengawasan. Sehingga tidak sampai anak-anak itu terlepas dari pengawasan orang tua," pungkasnya. 

Editor : amar