Swaranews.com - Kejurprov Taekwondo Antar Pelajar se-Jatim 2023 baru saja berlangsung di GOR JAYABAYA, Kediri. Sebanyak 2.627 pelajar dari 33 kota dan kabupaten di Jawa Timur turun dalam kompetisi yang berlangsung sejak 6 Oktober hingga 8 Oktober 2023. Event ini berlangsung spektakuler dengan hadirnya Team Taekwondo N-LIONS “Indonesia Got Talent” yang menampilkann aksi-aksi memukau.
Jaguar Taekwondo Surabaya menurunkan enam atlet prestasinya pada event ini. Tiga atlet poomsae dan tiga atlet kyorugi. Dihari pertama, tim poomsae Jaguar Taekwondo Surabaya meraih 1 medali emas dan 1 medali perunggu yang disumbangkan oleh Priscilla Valya Diora dan Margaret Angelina Suoth dari nomor Poomsae Cadet Putri Prestasi. Satu atlet poomsae Junior Putri atas nama Adinda Nur Setya Utami harus puas berada di urutan 8 partai Final.
Baca juga: Jaga Reputasi Digital, Publik Diingatka Tak Intervensi Karya Jurnalistik
Pada hari kedua, giliran tiga atlet kyorugi Jaguar Taekwondo Sby turun bertanding. Jason Nofriyanto turun di nomor Junior Putra U-48, Cella Fitri Noviyan turun di kelas Pracadet Putri U-36, dan Ricky Julianto yang turun di kelas Cadet Putra U-45. Hasilnya 2 medali emas berhasil disumbangkan oleh Cella dan Ricky.
“Saya cukup puas dengan hasil kejuaraan ini. Dari enam atlet yang turun, kami bisa menyumbangkan tiga emas dan satu perunggu untuk Surabaya”, ungkap Rudy, sang headcoach.
“Apalagi untuk prakadet putri kyorugi prestasi, ini pertamakalinya Jaguar menurunkan atlet dan hasilnya sangat memuaskan.”lanjutnya.
Namun ada yang disayangkan oleh Rudy, atlet poomsae kadetnya gagal mendapat best player walaupun memperoleh score tertinggi karena terkendala aturan kriteria Best Player.
Baca juga: HUT Ke-99 Usung Semangat Persebaya Untuk Semua
Jaguar yang biasanya selalu menurunkan atlet dengan jumlah besar, pada kejurprov kemarin hanya berfokus di kelas prestasi. Tidak ada atlet pemula yang turun. Ketika ditanya alasannya, Rudy mengatakan karena sebagian besar anak didiknya berfokus pada persiapan mengikuti Kejuaraan Bali Taekwondo International Championship yang akan berlangsung 13 Oktober 2023 nanti.
“Memang seharusnya semakin sering mengikuti kejuaraan, kita bisa mengevaluasi sampai dimana kemajuan mereka dalam berlatih. Tetapi kebetulan jadwalnya berdekatan, jadi biar fokus kesana dulu. Kalau anak-anak prestasi, secara fisik dan persiapan lebih gampang untuk beradaptasi dengan jadwal pertandingan yang beruntun”, jelas Rudy.
Dalam kejuaraan ini, Kota Surabaya berhasil menyabet gelar Juara Umum 1 Kategori Prestasi. Bersama Sabeum Charles, coach yang membantu membimbing atlet kyorugi Jaguar Taekwondo Sby, Rudy berharap akan semakin banyak siswanya yang siap turun di nomor prestasi, baik kyorugi maupun poomsae.
Baca juga: M. Faridz Afif Resmi Pimpin DPC PKB Surabaya Periode 2026-2031, Targetkan Kejayaan di Pemilu 2029
“Semoga ke depan kami bisa menyumbangkan lebih banyak medali emas untuk Kota Surabaya”, pungkas Rudy. (mar)
Editor : redaksi