SEKAR LAUT OPTIMIS NAIKKAN PENJUALAN DANLABA BERSIH DI KISARAN 10-20 PERSEN TAHUN 2025

Reporter : Shanty

Swaranews.com - Di tengah tekanan ekonomi global akibat kebijakan tarif dagang Amerika Serikat (AS) yang PT Sekar Laut Tbk optimis mampu meningkatkan laba bersih dan penjualan termasuk penjualan ekspor perseroan naik 10%-20% pada tahun 2025 ini.

Direktur PT Sekar Laut Tbk, John C Gozal menjelaskan, kebijakan tarif dagang oleh pemerintah AS tidak memengaruhi kinerja emiten industri makanan olahan dengan brand "Finna" ini. Selain pasar produknya yang masih didominasi oleh pasar domestik sekitar 70 persen, negara tujuan ekspor perseroan lebih banyak di Eropa dan Asia.

Baca juga: Surabaya Shoping Festival 2026 Tebar Promo Belanja hingga Medical Tourism

"Kondisi tekanan ekonomi global justru menjadi peluang bagi perseroan untuk memaksimalkan pasar domestik, selain juga memperluas negara tujuan ekspor seperti ke Timur Tengah, Afrika, dan negara-negara baru lainnya," ujar John pada paparan publik usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan perseroan di Surabaya, Rabu (23/4/2025).

Menurutnya, kontribusi penjualan ekspor perseroan sebesar 25%-30% yang tersebar di 38 negara, dimana negara terbesar tujuan ekspor diantaranya Belanda, Inggris, Jerman, dan sejumlah negara di Asia. Dengan peluang dan strategi untuk perluasan pasar, pihaknya optimis penjualan ekspor tahun ini bisa tumbuh 10%-20% dibanding tahun 2024.Hal ini mengingat, tahun ini perseroan akan mengedangkan sayap ekspornya ke Afrika dan Timur Tengah.

Keyakinan itu didasari oleh kinerja perseroan di kuartal I-2025 lalu, dimana di tengah tekanan pasar global serta pelemahan daya beli masyarakat, namun penjualan baik domestik maupun ekspor masih positif.

"Kami bersyukur bahwa inovasi yang dilakukan perseroan dan makin dikenalnya produk kami di pasar, baik ritel maupun industri seperti horeca dan katering, membuat penjualan perseroan tumbuh positif di tahun 2024, dan kami optimis kondisi ini akan berlanjut di tahun ini," ujar John.

Sementara itu Corporate Secretary PT Sekar Laut Tbk, Jimmy Herlambang menyatakan, sepanjang tahun 2024, di tengah tekanan ekonomi global dan nasional, kinerja perseroan tetap positif. Pendapatan perseroan di 2024 mencapai Rp 2,293 triliun, naik 28% dibanding pendapatan perseroan di 2023 yang sebesar Rp 1,794 triliun.

Sementara laba bersih perseroan di 2024 mencapai Rp 119 miliar, naik 53% dibandingkan laba bersih di tahun 2023 yang sebesar Rp 78 miliar.

"Banyaknya tantangan di tahun 2024, mulai dari gejolak geopolitik, pelemahan daya beli masyarakat, serta ketatnya persaingan antar produk yang sama, kami bersyukur bahwa perseroan tetap fokus pada penyebaran luas area pemasaran dalam dan luar pulau Jawa dan perluasan pangsa ekspor, sehingga mampu mencapai kinerja positif," papar Jimmy.

Baca juga: Kembalikan Estetika Kuliner Tradisional Hotel Quds Royal Luncurkan Festival Pecel Pincuk Suroboyo

Di tahun 2025, lanjut dia, meski perekonomian global masih bergejolak dengan memanasnya perang dagang, perseroan mengimbanginya dengan inovasi yang berkelanjutan, mulai dari pengembangan produk sampai ke pemasarannya. Perseroan juga harus berjalan secara dinamis dengan kemampuan adaptasi yang tinggi, tentunya disertai dengan pengetahuan akan kondisi pasar dan kemampuan untuk menangkap peluang yang baru.

"Perseroan juga akan terus mengeluarkan produk baru yang higienis dan diminati masyarakat, tanpa menurunkan mutu dan kualitas produk yang sudah diproduksi. Dengan begitu, pola hidup masyarakat akan lebih terarah untuk menggunakan produk yang sehat dan praktis," ujarnya.

Selain itu, perseroan juga akan terus menjaga rantai distribusi, dimana di tahun 2025 ini, akan menambah pengadaan gudang dan depo khususnya di wilayah Indonesia Timur, seperti Palu, Kendari, Kupang, dan Bali. "Untuk kebutuhan tersebut, perseroan menganggarkan dana Capex (Capital Expenditure) sebesar Rp 100 miliar, Rp 40 miliar diantaranya untuk pengadaan Gudang dan depo dan sisanya Rp 60 miliar untuk penambahan mesin produksi," tandas Jimmy.

Saat ini, kapasitas produksi PT Sekar Laut Tbk sebesar 48.000 ton per tahun, dengan rician produksi sambal sebesar 25.000 ton, produksi kerupuk sebesar 18.000 ton, dan sisanya produk lain seperti roti, aneka bumbu, dan sebagainya.

Baca juga: LEPAS Resmikan LEPAS MAS Pluit

Sementara itu dalam RUPS Tahunan tersebut, pemegang saham menyepakati perubahan susunan direksi dan komisaris. Ada penambahan 2 dewan komisaris yakni Michele Mallorie Sunogo yang sebelumnya menjabat Direksi perseroan saat ini duduk di dewan komisaris serta 1 komisarisi ndependen Hongsisilia. Selain itu juga disepakati pembagian dividen bagi pemegang saham sebesar Rp 9 per saham, atau total 50�ri laba bersih perseroan tahun 2024 sekitar Rp 55 miliar{Sha}

 

 

 

Editor : redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru