Swaranews.com - Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko atau yang akrab disapa Cak YeBe, memberikan peringatan keras kepada lurah dan camat untuk tidak abai dalam proses pembentukan Koperasi Kelurahan Merah Putih (Kopkel MP). Dia mengungkap adanya dugaan praktik "titipan" serta keterbatasan akses informasi kepada publik dalam proses rekrutmen dan sosialisasi koperasi tersebut.
"Pembentukan Kopkel MP harus dilakukan secara profesional dan terbuka, mengingat program ini mengelola dana yang bersumber dari APBN dan mendapat dukungan APBD," ujar Cak YeBe.
Baca juga: Jelang Hari Anak Nasional, Sineehi Tiga Lingkungan Jadi Kunci Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak
Cak YeBe menegaskan bahwa pembentukan koperasi tersebut berisiko disusupi kepentingan kelompok tertentu jika tidak diawasi secara ketat. Minimnya transparansi terhadap pelatihan sertifikasi membuka celah bagi praktik titipan dan intervensi.
"Jangan sampai Kopkel MP di Surabaya dikelola dengan mengabaikan asas profesionalisme, asal-asalan dan syarat kepentingan kelompok tertentu," tegasnya.
Baca juga: Piala Ketua DPRD Surabaya Siap Cetak Talenta Muda Berkualitas
Dia juga menekankan bahwa integritas pengurus koperasi harus menjadi prioritas utama dalam proses seleksi. "Proses rekrutmen atau pembentukan pengurus selain kompetensi yang mumpuni, juga tak kalah penting menjadi prioritas adalah faktor integritas yang baik," jelasnya.
Sebagai mitra kerja Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Bapemkesra) Pemkot Surabaya, Komisi A DPRD berkomitmen untuk mengawasi langsung proses pembentukan koperasi yang difasilitasi lurah dan camat.
Baca juga: Hotline Warga Jangan Berhenti di Kelueahan, Anas Karno Minta Terhubung hingga RT/RW
Cak YeBe juga mendesak Pemkot Surabaya agar menyediakan saluran pengaduan publik seperti hotline, email, atau posko pengawasan di setiap kecamatan. "Pemkot harus aktif membentuk saluran pengaduan masyarakat sebagai wujud transparansi," jelasnya.
Selain itu, Cak YeBe mendorong dilakukan evaluasi berkala dan publikasi laporan audit proses pembentukan Kopkel MP. "Peran pemerintah kota sangat penting sebagai penjaga integritas program KMP," pungkasnya. (Mar)
Editor : amar