Respons Cepat Legislator Selamatkan Situs Budaya dan Balai RW di Lidah Kulon dari Ancaman Longsor

avatar amar
Respons Cepat Legislator Selamatkan Situs Budaya dan Balai RW di Lidah Kulon dari Ancaman Longsor
Respons Cepat Legislator Selamatkan Situs Budaya dan Balai RW di Lidah Kulon dari Ancaman Longsor

Swaranews.com – Warga RW 05 Lidah Kulon, Surabaya, akhirnya bisa bernapas lega setelah usulan pembangunan plengsengan (dinding penahan tanah) di kawasan Punden Telogo Sepat mendapat respons cepat dari Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko. Pembangunan ini menjadi krusial untuk mencegah risiko longsor yang mengancam balai RW dan sebuah situs budaya kebanggaan warga.

Ketua RW 05 Lidah Kulon, Poniman, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya. Menurutnya, permohonan pembangunan plengsengan tersebut telah berulang kali diajukan melalui berbagai kanal resmi pemerintah kota, seperti aplikasi Wargaku dan program dana kelurahan (dakel), namun tak kunjung membuahkan hasil.

Baca Juga: HJKS 2026, Cak Yebe Minta Pemkot Surabaya Benahi Adminduk, Sampah dan Tata Kelola Parkir

“Alhamdulillah, pada acara jaring aspirasi masyarakat bersama Pak Yona, usulan plengsengan yang selama ini saya ajukan belum terealisasi, tadi sore langsung direspons oleh beliau,” kata Poniman.

Poniman menjelaskan, area punden merupakan titik vital bagi masyarakat setempat. Lokasi ini seringkali menjadi pusat berbagai kegiatan sosial dan budaya warga RW 05. Tanpa adanya dinding penahan tanah yang kokoh, kontur tanah di sekitar punden sangat rawan longsor, terutama saat musim hujan tiba.

Baca Juga: Ketua Komisi A DPRD Surabaya Salurkan Puluhan Hewan Kurban di Karangpilang

Ancaman ini tidak main-main. Menurutnya, jika longsor terjadi, fasilitas umum yang paling terdampak adalah balai RW dan pendopo yang berdiri di dekatnya.

“Kalau hujan deras, tanah di sekitar punden mudah longsor. Kalau sampai ambles, balai RW dan pendopo bisa tergerus, dan itu akan merugikan banyak warga,” ujarnya dengan nada khawatir.

Baca Juga: Ketua Komisi A DPRD Surabaya Salurkan Puluhan Hewan Kurban dan Ratusan Paket Daging Kurban ke Warga dan Pekerja Lapangan

Realisasi pembangunan plengsengan ini dinilai tidak hanya akan menyelamatkan aset fisik semata. Lebih dari itu, langkah ini merupakan upaya pelestarian situs budaya yang memiliki nilai historis dan menjadi identitas bagi warga Lidah Kulon.

“Sekali lagi saya mewakili warga mengucapkan maturnuwun sanget (terima kasih banyak) kepada Pak Yona. Bantuan ini bukan hanya menyelamatkan bangunan balai RW dan pendopo, tapi juga menjaga situs budaya yang menjadi kebanggaan warga kami,” pungkasnya. (Mar)

Berita Terbaru