Swaranews.com - Tim Ceng Gi Semarang menjadi salah satu peserta karnaval budaya Grebeg Sudiro dengan busana dan penampilan khas Tionghoa di balai kota Solo, Minggu (15/2/2026).
Kwa Tong Hay sebagai sutradara sanggar seni tridharma Mekar Teratai menjelaskan, kirab budaya ini tim Ceng Gi menampilkan dewi Kwan Im bersaudara sebagai pemeran utama sesuai dengan tuan rumah klenteng Thien Kok Sie Solo tuan rumahnya makco Kwan Im.
Baca juga: Culture Night Dimeriahahkan 14 Delegasi Dalam dan Luar Negeri
"Kirab ini personel 12 orang pemeran Ceng Gie artinya seni riasan budaya Tionghoa. Uniknya, personil tim Ceng Gie ini dari beragam etnik, Agama, profesi kebhinekaan tunggal ika. Salah satu ada yang ayah dayak, mama jawa ibaratnya ampyang gula jawa, jenang merah. Telah terjadi asimilasi perkawinan antar etnik," terangnya.
Kwa Tong Hay menyebutkan bahwa Dewi Kwan Yin diperankan oleh Gabriela Angeline (Lim Kwei Ming) gadis usia 17 tahun ini siswi SMK Mataram Semarang garis keturunan ayah Lim Yek Kim, dan mama Christine.
"Saya tertarik memerankan dewi Kwan Yin diajak untuk belajar seni budaya Tionghoa," ujar Gabriela.
Baca juga: Reog Purbaya Surabaya Sabet Tiga Besar Nasional FNRP 2026
Adik Dewi Kwan Yin bernama Miao Djing diperankan oleh Silvia Novita (Xie Xiuei) gadis usia 33 tahun asal Semarang ini adalah alumni UNIKA fakultas ekonomi akuntansi. Garis keturunan ayah marga Xie Eng Dian dan mama marga Siem Tjoen Bwee.
"Sedangkan Nacha diperankan oleh Claresta, gadis 24 tahun asal Solo Selatan, Kelurahan Danukusuman, Kecamatanan Serengan ini merupakan mahasiswi universitas Diponegoro fakultas sains matematika.
Kera sakti diperankan oleh Hariyanto Lie (Lee Tek Sing) pria berusia 35 tahun ini telah memerankan kera sakti sejak 2005 hingga saat ini. Ia berperan sebagai koreografer di sanggar seni tridharma Mekar Teratai Semarang dan aktif di bidang pematungan.
"Peran menjadi kera sakti ini perlu memiliki kecepatan dan ketepatan dalam gerakan yang menarik perhatian penonton," ujarnya.
Bhiksu Tong Sam Cong diperankan oleh Christian (Tjen Fan Liong). Dan pemeran Cu Pat Kai oleh Panggalih Kukuh adalah blasteran dari ayah asal Magelang dan ibu asal Semarang. Selanjutnya, Dewa Er Lang Sen diperankan oleh Ariel Yap serta dewa Ciang Ce Ya diperankan oleh Teguh Sugianto. (sun)
Editor : redaksi