Forum Wartawan Surabaya Salurkan Bantuan ke Panti Werda Hargo Dedali

Reporter : Amar
Para lansia di Hargo Dedali ikuti aksi sosial Forwan Surabaya. (Amar)

Swaranews.com – Forum Wartawan (Forwan) Surabaya menggelar aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan sosial ke Panti Werda Hargo Dedali, Surabaya, Rabu (4/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian antarsesama menyambut momentum bulan suci Ramadan.

Bantuan yang diserahkan meliputi uang tunai sebesar Rp5.000.000, serta paket logistik berupa 60 kg beras, biskuit, dan kebutuhan harian panti lainnya senilai Rp2.000.000. Donasi tersebut diterima langsung oleh pengelola panti untuk menunjang kebutuhan operasional 30 lansia yang menetap di sana.

Baca juga: Iduladha, Forum Wartawan Surabaya Bagikan 500 Paket Daging Kurban ke Loper Koran, Petugas Kebersihan

Momentum Solidaritas Sosial
Ketua Pelaksana Kegiatan, Indra Setiawan, menjelaskan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata solidaritas komunitas pers terhadap masyarakat, khususnya kelompok lanjut usia (lansia).

"Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan harian para penghuni panti," ujar Indra.


Indra juga menekankan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap isu kesejahteraan lansia di Surabaya. Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surabaya tahun 2024, jumlah penduduk berusia 60 tahun ke atas di Kota Pahlawan telah mencapai 363.282 jiwa.

"Jumlah lansia yang cukup besar ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap kelompok usia lanjut perlu terus diperkuat, baik melalui dukungan keluarga, masyarakat, maupun berbagai komunitas," tambahnya.

Apresiasi dari Pengelola Panti
Ketua Yayasan Panti Werda Hargo Dedali, Endang Sinar Giyanti, menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian yang diberikan oleh Forwan Surabaya. Menurutnya, dukungan ini sangat berarti untuk menjaga semangat para penghuni.

Baca juga: Setetes Darah di Bulan Penuh Berkah, Kepedulian Babinsa Kedungdung Mengalir di Malam Ramadan

Endang menjelaskan bahwa panti yang dikelolanya bersifat nasional dan menjunjung tinggi keberagaman. Para penghuni yang berasal dari latar belakang agama berbeda—mulai dari Islam, Kristen, Konghucu, hingga Buddha—mendapatkan fasilitas pembinaan rohani masing-masing.

"Di sini kegiatannya beragam, mulai dari senam ringan, penyuluhan kesehatan dari mahasiswa, hingga kegiatan religi seperti pengajian dan kebaktian. Bahkan ada aktivitas yoga untuk menjaga kebugaran fisik dan mental mereka," jelas Endang.

Ketentuan Administrasi
Terkait prosedur penerimaan penghuni, Endang menyebutkan bahwa panti terbuka bagi lansia dari mana saja, termasuk luar pulau. Namun, terdapat syarat administratif tertentu demi kelancaran pelayanan.

Baca juga: Satpol PP Surabaya Temukan Tempat Biliar dan Panti Pijat Tetap Beroperasi saat Ramadan

"Kami menerima lansia dari luar kota, namun salah satu syaratnya adalah wajib memiliki KTP Surabaya. Hal ini murni untuk memudahkan pengurusan administrasi jika sewaktu-waktu mereka membutuhkan layanan kesehatan darurat atau urusan birokrasi lainnya," pungkasnya. (Mar) 
 
 
 


 
 

 
 
 

Editor : redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru