Serap Aspirasi Nelayan Bulak, Abdul Ghoni Dorong Penataan Kawasan Pesisir Surabaya yang Berkelanjutan

Reporter : Amar
Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am saat jaring aspirasi masyarakat Bulak. (Tim)

Swaranews.com – Anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Abdul Ghoni Mukhlas Ni’am, menggelar Reses Sidang ke-2 Masa Persidangan ke-3 Tahun 2026 di kawasan Bulak, Jumat (22/5/2026). Mengusung tema “Menyerap Aspirasi Nelayan dan Masyarakat Pesisir dalam Mendorong Pengembangan Kawasan Maritim Bulak yang Berkelanjutan”, kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Ir. H. Armuji (Cak Ji), yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya.

​Agenda serap aspirasi ini berlangsung antusias dengan dihadiri sekitar 200 nelayan dari Kejawan Lor, Kelurahan Kenjeran. Dalam forum tatap muka tersebut, para nelayan menyampaikan sejumlah keluhan dan kebutuhan mendesak, di antaranya peremajaan atau pembaruan galangan perahu sebagai penunjang utama aktivitas melaut, serta perlunya penataan aktivitas perekonomian agar masyarakat pesisir dapat lebih berkembang dan tertata.

Baca juga: Komisi A DPRD Surabaya Minta Penanganan Kasus Pungli SWK Tambak Wedi Sesuai Prosedur Birokrasi

​Menanggapi keluhan konstituennya, Abdul Ghoni menegaskan bahwa pengembangan kawasan pesisir tidak boleh setengah-setengah. Menurutnya, pembangunan harus dilakukan secara menyeluruh dengan menempatkan kebutuhan riil masyarakat sebagai prioritas utama.

​"Reses ini menjadi ruang untuk mendengarkan kebutuhan masyarakat secara langsung agar aspirasi yang disampaikan dapat diperjuangkan menjadi program yang berdampak bagi nelayan dan masyarakat pesisir," ujar Abdul Ghoni di hadapan ratusan warga.

​Sebagai putra asli Kecamatan Bulak, Ghoni menaruh harapan besar agar kawasan pesisir Surabaya memiliki identitas kuat yang berbasis pada potensi lokal. Ia memproyeksikan Bulak tidak sekadar menjadi tempat tinggal, melainkan pusat ekonomi maritim yang mandiri.

​"Bulak memiliki potensi besar dari sisi budaya, masyarakat pesisir, dan ekonomi. Ke depan, saya ingin kawasan ini berkembang menjadi Kampung Nelayan yang tertata, produktif, serta mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat," tambah legislator banteng tersebut.

Baca juga: Fraksi PKS Soroti Kinerja APBD 2025, Bang Jo: BUMD dan Parkir Tak Capai Target, Lampu Kuning Pengelolaan APBD Surabaya

Pada kesempatan itu, legislator yang akrab disapa Cak Ghoni ini juga mengedukasi masyarakat pesisir terkait mangrove.

"Mangrove adalah salah satu tanaman yang dibutuhkan habitat laut. Disitu ada kepiting, kalau sudah ada kepiting akan ada kakap. Dengan demikian ekosistem laut terutama pesisir dapat terjaga," papar Cak Ghoni.

​Di tempat yang sama, Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, memberikan dukungan penuh terhadap upaya pembenahan kawasan pesisir Bulak. Pria yang akrab disapa Cak Ji ini menilai, potensi maritim Surabaya akan melejit jika ada sinergi yang kuat antara legislatif, eksekutif, dan warga setempat.

Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Layanan RSUD Soewandhie Terkait 8 Korban Ricuh di Konser Denny Denny Caknan

​"Pembangunan kawasan pesisir bukan hanya tentang infrastruktur fisik, tetapi juga bagaimana ekonomi masyarakat dapat tumbuh dan kesejahteraan nelayan semakin meningkat," kata Cak Ji.

​Melalui sinergi reses ini, berbagai aspirasi yang telah ditampung oleh Abdul Ghoni akan dikawal untuk masuk ke dalam rencana pembangunan pemerintah kota. Tujuannya jelas: mewujudkan kawasan Bulak yang lebih maju, tertata, produktif, dan berkelanjutan tanpa menggusur kearifan lokal nelayan setempat.

​Catatan untuk Redaksi: Berita ini siap tayang dan dapat disesuaikan kembali judulnya sesuai dengan kebijakan ruang redaksi masing-masing. (Mar)

Editor : redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru