Swaranews.com – Anggota DPRD Kota Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, Tri Didik Adiono, menunjukkan aksi cepat tanggap dalam menyerap aspirasi masyarakat. Pria yang akrab disapa Didik Beldex ini langsung meninjau rumah warga yang rusak akibat diterjang angin puting beliung, usai menggelar kegiatan reses di RW 4 Kelurahan Tembok Dukuh, Jumat (22/05/2026).
Langkah kaki Didik Beldex menuju lokasi bencana dipicu oleh keluhan langsung dari warga setempat selama sesi jaring aspirasi berlangsung. Tanpa menunda waktu, ia segera melihat kondisi kerusakan atap rumah warga secara langsung untuk memastikan skala prioritas penanganan.
Baca juga: Komisi A DPRD Surabaya Minta Penanganan Kasus Pungli SWK Tambak Wedi Sesuai Prosedur Birokrasi
Dalam kunjungannya, Didik Beldex menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa konstituennya. Ia menegaskan komitmennya untuk segera berkoordinasi dengan instansi dan pihak terkait di Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar bantuan perbaikan dapat diturunkan secepat mungkin.
“Setelah mendengar keluhan warga saat reses, saya langsung turun melihat kondisi rumah yang terdampak angin puting beliung. Ini menjadi perhatian serius kami dan akan kami upayakan bantuan secepatnya,” ujar Didik di sela-sela peninjauannya.
Apresiasi dari Warga dan Komitmen Pengawalan Infrastruktur
Respons taktis dan cepat dari legislator PDI Perjuangan ini mendapat apresiasi hangat dari warga RW 4 Tembok Dukuh. Warga mengaku lega dan senang karena aduan mereka tidak sekadar ditampung di meja rapat, melainkan langsung direspons dengan tindakan nyata di lapangan.
Selain bencana puting beliung, momen reses tersebut juga dimanfaatkan warga untuk mengadukan berbagai persoalan klasiknya di lingkungan permukiman, mulai dari pembenahan infrastruktur, perbaikan sistem drainase untuk mengantisipasi genangan, hingga pemenuhan kebutuhan sosial masyarakat.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Layanan RSUD Soewandhie Terkait 8 Korban Ricuh di Konser Denny Denny Caknan
Menanggapi rentetan aspirasi tersebut, Didik menegaskan bahwa seluruh masukan warga telah dicatat dan akan dikawal secara ketat dalam rapat paripurna maupun koordinasi bersama Pemkot Surabaya.
"Sedangkan persoalan lainnya terkait lingkungan, mulai dari infrastruktur, drainase hingga kebutuhan sosial masyarakat, tetap kami tampung dan dipastikan akan kami sampaikan serta kawal ke Pemerintah Kota Surabaya," pungkasnya.
Editor : redaksi