Swaranews.com –Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Surabaya turut andil dalam memutus mata rantai penyebaran Covid - 19. Salah satunya membantu program vaksinasi Covid-19 yang digencarkan Pemkot Surabaya.
Peran serta Gerakan Pramuka juga mengirim anggota terbaiknya dalam Surabaya Memanggil.
Baca juga: Wali Kota Eri Libatkan Pramuka ke Dalam Kampung Pancasila
Surabaya yang kini turun menjadi Level 2 PPKM juga tak lepas dari kepedulian warga kota pahlawan ini, salah satunya adalah kiprah para anggota Pramuka.
Seperti yang disampaikan langsung oleh Ketua Harian Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Surabaya, Hj. Siti Maryam bahwa dalam target herd immunity di Surabaya, melalui program ‘Surabaya Memanggil’ Pramuka berperan aktif untuk sama-sama punya rasa tanggung jawab, bagaimana dalam masa pandemi ini Pramuka wajib terlibat bantu masyarakat.
“Diantaranya, turut andil di rumah Sehat di sekolah-sekolah dasar yang ada di Kelurahan, serta kegiatan penyuluhan,”ujarnya di Jalan Yos Sudarso, Surabaya, Rabu (8/9/2021).
Maryam menjelaskan, selama masa pandemi ini pihaknya menciptakan kreatifitas dan inovasi di kegiatan Pramuka. Latihan yang dilakukan secara virtual membuat para pembina dan pelatih terus berkreasi.
Baca juga: Bupati Jeneponto Hadiri Muscab Gerakan Pramuka
“Inovasi ini penting, agar para anggota Pramuka bisa merubah kejenuhan menjadi kegembiraan meski berlatih secara virtual," bebernya.
Maryam menegaskan bahwa dalam membantu Pemkot Surabaya untuk mempercepat terbentuknya herd immunity, kemarin Pramuka Kota Surabaya mendapatkan bantuan 1500 dosis vaksin untuk warga.
"Dari 1.500 dosis vaksin Covid-19. Sudah dilakukan sebanyak 1.200, sisanya yang 300 dosis vaksin untuk keluarga Pramuka, karena Kita utamakan untuk warga terlebih dahulu," sebutnya.
Saat vaksinasi, terang Siti Maryam, pihaknya melakukan setiap per jam, jadi tidak sampai terjadi kerumunan dari peserta vaksin. Dan kegiatan vaksinasi juga dilakukan di setiap Kelurahan.
“Pramuka Kota Surabaya memberikan edukasi kepada masyarakat, agar saat vaksinasi tidak sampai berkerumun bahkan berjubel-jubel,” pungkasnya. (mar)
Editor : redaksi