Dewan Tekankan Agar Pemkot Surabaya Fokus Pada Pemulihan Ekonomi

swaranews.com
Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi'i. (Istimewa)

Swaranews.com – setelah disahkan, Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) Kota Surabaya Tahun 2021 menjadi Rp 8,9 triliun, Komisi A DPRD Kota Surabaya meminta kepada Pemkot Surabaya agar lebih fokus kepada pemulihan ekonomi.

Hal itu disampaikan langsung oleh Anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi’i. Dia mengatakan bahwa dalam P-APBD Kota Surabaya 2021 terdapat pengurangan belanja modal daerah, hal itu untuk mempercepat pemulihan ekonomi.

Baca juga: Cara VinFast Membantu Pengemudi Indonesia Meningkatkan Pendapatan Melalui Kendaraan Listrik

“Kami melihat pengurangan belanja modal daerah Kota Surabaya akan mendongkrak perekonomian. Kita tahu RPJMD nya Walikota adalah pemulihan ekonomi, nah kita minta fokus itu," pintanya di Surabaya, Jumat (1/10/2021).

Imam menjelaskan, dari sisi politik anggaran, Walikota Surabaya belum fokus pada anggaran untuk pemulihan ekonomi. Bisa saja karena pos-pos pendapatan selama pandemi Covid-19 melanda pos pendapatan Kota Surabaya turun drastis.

“Karena untuk pemulihan ekonomi kan harus punya anggaran yang banyak, jika minim ya tentu Pemkot Surabaya harus memilih dengan cara belanja modal dikurangi. Nah P-APBD 2021 sebesar Rp 8,9 triliun cukup realistis lah dengan kondisi pendapatan daerah yang berkurang jauh," urainya.

Baca juga: BYD Tech Culture Fest 2026 Melanjutkan Perjalanan Elektrifikasidi Sirabaya

Politisi Partai NasDem ini menegaskan, meski belanja modal dikurangi dalam P-APBD Kota Surabaya 2021, terpenting adalah kita harus tetap menjaga bagaimana anggaran pendidikan Kota Surabaya tetap sesuai dengan perintah Undang-Undang, yaitu sebesar 20�ri APBD.

"Sebenarnya, setiap rapat kita melihatnya, Pemkot Surabaya berupaya untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi menjadi 4%, dimana tahun 2020 lalu kita minus 2% pertumbuhan ekonominya, tapi tahun sebelumnya ekonomi Surabaya juga mencapai 6-7%," terangnya.

Baca juga: Diplomasi Kuliner di Jantung Sydney, Mantan Wapres KH Ma'ruf Amin Resmikan Pandawa Warung Kopi Halal

Imam Syafi'i menyatakan bahwa pihaknya ingin menaikkan pertumbuhan ekonomi sebesar 4%

"Untuk itu kami berharap kepada Pemkot Surabaya untuk tetap optimis dalam meningkatkan pendapatan belanja kita," tukasnya. (mar)

Editor : redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru