Ribuan Massa APRTN Tuntut PT KAI Lepas Konsesi

swaranews.com
Perwakilan APRTN saat ditemui Ketua DPRD Kota Surabaya di ruangannya. (fad)

Swaranews.com - Ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Penghuni Rumah Tanah Negara (APRTN) Jawa Timur melakukan aksi demonstrasi terkait tindakan represif dan intimidasi yang dilakukan oleh PT KAI (Kereta Api Indonesia) terhadap warga. Aksi mereka dilakukan secara longmars dari Jalan Pacarkeling ke Gedung DPRD Kota Surabaya.

Ketua Umum APRTN Jawa Timur, Achmad Syafi'i, mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan akumulasi dari tindakan represif yang dilakukan oleh PT KAI terhadap warga Penghuni Rumah Tanah Negara.

Baca juga: Jaga Reputasi Digital, Publik Diingatka Tak Intervensi Karya Jurnalistik

Menurutnya tindakan semena-mena sudah terjadi sejak tahun 2008, Sejak Saat itu oknum PT KAI Kerap meminta uang sewa tanah dan mengklaim tanah konsesi yang dihuni oleh ribuan KK tersebut adalah milik PT KAI.

"Kami berharap kedepannya ada upaya yang baik dalam penyelesaian masalah ini, tidak lagi dengan cara lama seperti melibatkan pihak kepolisian, ataupun dengan cara menekan warga kecil," ujarnya saat ditemui disela-sela aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Kota Surabaya.

Achmad Syafii menegaskan bahwa dengan melaporkan warga atas tuduhan penghasutan ke pihak kepolisian itulah yang dianggap PT KAI telah mempersulit warga untuk mendapatkan haknya atas tanah yang telah ditinggali sudah puluhan tahun lamanya.

Baca juga: HUT Ke-99 Usung Semangat Persebaya Untuk Semua

"Tuntutan kami satu yakni kalau PT KAI mempersulit cabut konsesi PT Kereta Api Indonesia," tegasnya.

Terpisah, Adi Sutarwijono selaku Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya menyampaikan bahwa pihaknya akan membantu mencarikan solusi terbaik demi kepentingan bersama.

"Saya inginnya di ruang komisi terjadi dialog antara PT KAI dan Masyarakat penghuni yang hari ini mengadu kepada DPRD Kota Surabaya. Saya berempati dan prihatin dengan masyarakat yang merasa terintimidasi," ungkapnya kepada Swaranews.com, Selasa (5/10/2021) di Jalan Yos Sudarso, Surabaya.

Baca juga: M. Faridz Afif Resmi Pimpin DPC PKB Surabaya Periode 2026-2031, Targetkan Kejayaan di Pemilu 2029

Oleh karena itu Adi Sutarwijono mengharapkan agar masyarakat yang berada di tempat itu dapat tinggal dengan tenang dan dapat menyongsong masa depan dengan baik.

"Tanpa ada rasa was-was dan kekhawatiran akan eksistensi mereka," pungkasnya. (mar)

Editor : redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru