Swaranews.com - Pemerintah Kota Surabaya telah melakukan soft launching Surabaya Expo Center (SBEC) di lokasi eks Taman Remaja Surabaya (TRS), Sabtu (17/8/2024). Ribuan masyarakat tumplek blek menikmati sajian konser musik dan pasar rakyat.
Baktiono, Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya mengapresiasi positif terhadap langkah Pemkot Surabaya tersebut. Dia menilai hal itu bisa menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pahlawan ini.
Baca juga: Komisi A DPRD Surabaya Minta Penanganan Kasus Pungli SWK Tambak Wedi Sesuai Prosedur Birokrasi
"Selain itu bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sebab lokasi tersebut sudah lama dikenal dan dikenang oleh warga Kota Surabaya," ujar Baktiono di ruang Komisi C DPRD Kota Surabaya, Selasa (20/8/2024) sore.
Dia menjelaskan, termasuk disampingnya THR bisa dimanfaatkan untuk menunjang kemajuan SBEC ini. Lahan - lahan yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat itu bisa segera dimanfaatkan. Baik untuk memamerkan dan menjual produk - produk Pemkot Surabaya maupun untuk UMKM warga sendiri.
"Ide Walikota Pak Eri Cahyadi ini briliant, cerdas. Sebab di Surabaya Expo Center tersebut tak hanya bisa diisi oleh produk pemerintah can UMKM masyarakat. Tetapi juga bisa diisi pameran dan sosialisasi layanan dan informasi terkini dari Pemkot Surabaya," papar Baktiono.
Legislator senior dari Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Surabaya ini menegaskan bahwa pihaknya menyarankan agar Pemkot Surabaya memfasilitasi para pelaku UMKM pemula agar bisa meningkatkan kesejahteraannya.
Baca juga: DPRD Surabaya Soroti Layanan RSUD Soewandhie Terkait 8 Korban Ricuh di Konser Denny Denny Caknan
"Apa yang dilakukan di Jalan Tunjungan, pemerintah juga bisa melakukan di pusat expo tersebut. Tidak harus langsung ditarik pajak. Kalau sudah ramai pengunjung, pemerintah kota bisa mendapatkan feedback dari pajak para pelaku UMKM tersebut," tegas Baktiono.
Editor : amar