Ketua PK PMII Perjuangan Unitomo Minta Pemkot Perketat Pengawasan RHU dan sejenisnya Selama Ramadhan

Reporter : amar
Noval Aqimudin, Ketua PK PMII Perjuangan Unitomo Surabaya. (Tim)

Swaranews.com – Ketua Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Perjuangan Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) mengatakan pentingnya pengawasan ketat terhadap tempat hiburan malam, penjualan minuman beralkohol (minhol) baik legal maupun ilegal, serta "home billiard" yang tidak memiliki Izin di seluruh wilayah Kota Surabaya selama bulan suci Ramadhan.

"Ini adalah bentuk antusias kami sebagai mahasiswa yang ingin berkontribusi langsung di tengah masyarakat. Kami juga mengajak Pemerintah Kota Surabaya untuk bersama-sama melakukan pengawasan ketat, demi menjaga kesucian bulan Ramadhan dan menciptakan suasana yang kondusif bagi umat Islam yang menjalankan ibadah," ujar Noval Aqimudin Ketua PK PMII Perjuangan Unitomo, Jum'at (28/2/2024)

Baca juga: Aktivasi IKD di Surabaya Naik Sekitar 1-3 Persen Setiap Bulan

Ia menegaskan bahwa pengawasan ini bukan hanya tanggung jawab aparat penegak perda, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi dan pengawasan sosial terhadap praktik yang berpotensi mengganggu kekhusyukan bulan Ramadhan.

Baca juga: Hotline Warga Jangan Berhenti di Kelueahan, Anas Karno Minta Terhubung hingga RT/RW

"Kami berharap pihak berwenang dapat bertindak tegas terhadap pelanggaran yang terjadi, baik itu terkait operasional hiburan malam yang tidak sesuai aturan, penjualan minhol secara ilegal dan legal, maupun tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi aktivitas yang mengganggu ketertiban umum," paparnya.

Noval menyatakan bahwa PK PMII Perjuangan Unitomo berkomitmen untuk terus mengawal isu-isu sosial yang berdampak pada kehidupan masyarakat, khususnya di Kota Surabaya. 

Baca juga: Disdukcapil Genjot IKD

"Dengan adanya pengawasan yang lebih ketat, diharapkan bulan suci Ramadhan dapat berjalan dengan penuh keberkahan dan ketenangan bagi seluruh warga kota Surabaya," tutup Noval Aqimudin. (Slh/mar)

Editor : redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru