Komisi D Sidak Layanan Puskesmas 24 Jam, Ini Catatan - Catatan Johari Mustawan

Reporter : amar
Johari Mustawan, anggota Komisi DPRD Kota Surabaya (kedua dari kiri) saat sidak Puskesmas. (Tim)

Swaranews.com - Dalam rangka meningkatkan layanan dan mengawal kebijakan pemerintah, Anggota Komisi D DPRD Surabaya melakukan inpeksi mrndadak (Sidak) ke beberapa Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yamg melayani 24 jam pada Selasa, 25 Februari 2025.

Beberapa puskesmas yang disidak, yaitu Puskesmas Sidotopo Wetan, Puskesmas Peneleh dan Puskesmas Ketabang Surabaya. Hasilnya, ada beberapa temuan dari hasil sidak tersebut.

Baca juga: Rotasi 32 ASN Pemkot Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Lakukan Penyegaran Birokrasi hingga Evaluasi Kasus Pungli

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Johati Mustawan menyebutkan temuan di lapangan terkait layanan puskesmas 24 jam di Puskesmas sidotopo Wetan adalah ketercukupan security/penjaga malam untuk mengamankan area pintu masuk supaya puskesmas selalu terlihat siap melayani 24 jam, Kesiapan Petugas yang selalu siap siaga menjaga pelayanan, Pengecekan terhadap alat-alat medis termasuk kesiapan tabung oksigen untuk pelayanan.

"Temuan di Puskesmas peneleh : Tidak ada akses IGD langsung dari luar, Masih menyatunya ruang tindakan dengan administrasi klinik, masih menempati lahan cagar budaya sehingga kesulitan melakukan renovasi utk menyesuaikan kebutuhan layanan, peningkatan kemudahan warga untuk mengakses puskesmas di malam hari, ketersediaan lahan parkir yang harus ditambah," ujarnya.

Baca juga: Pemkot Surabaya dan Densus 88 Perkuat Perlindungan Anak di Sekolah

Johari melanjutkan, temuan di Puskesmas Ketabang : Kesigapan petugas dalam menangani pasien di malam hari perlu ditingkatkan, Kehadiran dokter jaga di RS dan tidak on call, Bangunan Puskesmas yang bagus dan besar tetapi belum teroptimalkam, Akses Pintu IGD yang terkunci dan kemudahan warga mengakses IGD, Penerangan yang cukup pada areal pelayanan depan supaya terlihat bahwa Puskesmas melayani 24 jam.

"Oleh karena itu diperlukan analisa ketercukupan SDM untuk membuka 24 jam, terutama pada shift malam, Kesiapan SDM Petugas malam untuk menerima pasien sewaktu-waktu perlu ditingkatkan," tegas Bang Jo panggilan akrab Johari Mustawan.

Baca juga: Perkuat Keamanan Siber, Pemkot Surabaya Perpanjang Kerja Sama dengan BSSN hingga 2030

Legislator asal Fraksi PKS DPRD Kota Surabaya ini mengjarapkan ketersediaan peralatan medis emergency, ketercukupan obat-obatan emergency dan Bahan Habis Pakai.

"Kemudahan warga mengakses pintu masuk puskesmas untuk masuk mendapatkan Layanan, Kebutuhan jumlah dokter jaga malam dalam rangka kecepatan dan ketetapan pelayanan 144 diagnosa penyakit yang tidak dilayani Rumah Sakit terutama kasus IGD," tuntas Johari Mustawan, S.T.P., M.A.R.S. (mar)

Editor : amar

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru