Anggota DPRD Surabaya Soroti Perang Sarung di Bulan Ramadan, Dorong Sinergi untuk Keamanan Kota

Reporter : amar
Anggota Kimisi A DPRD Kota Surabaya, Tubagus Lukman Amin. (Mar)

Swaranews.com -  Fenomena perang sarung yang marak terjadi di bulan Ramadan kembali menjadi sorotan. Anggota Komisi A DPRD Surabaya, Tubagus Lukman Amin dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menilai tradisi ini bukan sekadar permainan, tetapi berpotensi mengganggu ketertiban umum dan memicu konflik di masyarakat.

"Fenomena perang sarung ini memang unik karena hanya terjadi di bulan Ramadan. Namun, kita harus sadar bahwa bulan ini adalah momen yang penuh berkah dan seharusnya dimanfaatkan untuk memperbanyak ibadah, bukan ajang untuk tindakan yang bisa berujung pada perselisihan," ujar Tubagus Lukman Amin, Rabu (5/3/2025).

Baca juga: Hotline Warga Jangan Berhenti di Kelueahan, Anas Karno Minta Terhubung hingga RT/RW

Menurutnya, penanganan perang sarung tidak bisa hanya mengandalkan aparat keamanan semata, tetapi membutuhkan peran serta berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan (ormas).

"Alhamdulillah, kemarin ada bantuan dari Banser untuk melerai perang sarung yang terjadi di kawasan Rungkut. Ini bisa menjadi contoh bagaimana kerja sama antara aparat keamanan seperti Satpol PP dan kepolisian dengan ormas, seperti Banser, Pemuda Pancasila, dan lainnya, dapat diterapkan di berbagai wilayah," tambahnya.

Bagus juga menyoroti maraknya perang sarung di daerah pinggiran kota, yang jauh dari jangkauan patroli Satpol PP maupun kepolisian. Keterbatasan personel pengamanan menjadi tantangan dalam menjaga ketertiban selama bulan Ramadan.

Baca juga: DPRD Surabaya Minta Lurah hingga OPD Respons Serius Semua Sidak Wali Kota Eri Cahyadi

"Operasi Satpol PP dan patroli selama Ramadan memang membutuhkan banyak personel yang harus tersebar di berbagai penjuru kota. Sayangnya, masih ada titik-titik yang luput dari pengawasan. Oleh karena itu, kerja sama dengan ormas sangat penting untuk memastikan keamanan dan ketertiban," tegasnya.

Bagus berharap Ramadan ini bisa menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga ketertiban.

"Mari kita bahu-membahu mengatasi fenomena ini agar Ramadan di Surabaya dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh berkah," pungkasnya. (Mar)

Baca juga: Perwakilan RT-RW Tambak Wedi Serahkan Surat Permohonan Hearing ke DPRD Surabaya

 

 

Editor : redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru