Swaranews.com - Ketua Komisi B DPRD Kota Surabaya, M. Faridz Afif menggelar reses di Balai RW 06 Sidotopo Wetan Baru, Kelurahan Sidotopo Wetan, Kecamatan Kenjeran, Jumat (16/5/2025) malam. Dalam kegiatan tersebut, politisi yang akrab disapa Gus Afif ini menyampaikan sejumlah program prioritas yang menjadi hasil sinergi antara legislatif dan eksekutif, dengan tema "Surabaya Bebas Banjir dan Terang Bebas dari Kegelapan".
Dalam paparannya, legislator muda dari Fraksi PKB ini menyoroti masih adanya warga di wilayah Surabaya Utara yang belum terjangkau layanan air bersih dari PAM/PDAM. Banyak warga masih menggunakan air sumur karena belum mengetahui prosedur pemasangan sambungan baru.
Baca juga: Dispendik Pastikan MPLS Berjalan Kondusif dan Ramah Anak
"Masih ada masyarakat yang belum tahu bagaimana cara pasang baru saluran PAM. Bagi yang kesulitan, bisa langsung hubungi saya. Saya siap membantu proses pemasangan jaringan baru," ujar Afif kepada Swaranews.com.
Tak hanya soal pemasangan, Afif juga membuka pintu bagi warga yang mengalami keluhan terkait air PAM, seperti air keruh atau tidak lancar.
"Kalau ada keluhan seperti air hanya keluar malam atau keruh, hubungi saya. Kita bantu agar mendapat layanan terbaik dari PAM Kota Surabaya," tegasnya.
Beberapa wilayah yang disebut kerap menghadapi permasalahan ini di antaranya Jedong, Bulak Banteng, dan Tambaksari. Menurut Afif, hambatan utama adalah kurangnya pemahaman warga terhadap prosedur administrasi.
Selain air bersih, Gus Afif juga menyoroti masalah banjir di wilayah tersebut. Ia mengajak warga untuk segera melapor jika terdapat kerusakan saluran air atau paving yang sudah mencapai 70% kerusakan.
Baca juga: Pemkot Surabayq Perluas Kelas Bahasa Inggris Gratis hingga Balai RW dan Rusun
"Itu bisa kita bantu usulkan melalui pokok pikiran (pokir) DPRD langsung kepada Wali Kota Surabaya," jelasnya.
Program ketiga yang disampaikan adalah perbaikan dan pengadaan Penerangan Jalan Umum (PJU). Afif meminta para Ketua RT, RW, dan LPMK untuk melaporkan apabila di wilayahnya terdapat titik jalan yang gelap atau PJU yang tidak berfungsi.
"Kami di DPRD punya tanggung jawab menjembatani kebutuhan warga ke Pemkot. Jadi, silakan sampaikan jika ada PJU yang mati atau belum tersedia," tandasnya.
Baca juga: Hotline Lapor Cak Eri Terima 87 Aduan Iuran Kampung, Pemkot Tegaskan Wajib Disetujui Lurah
Melalui reses ini, Afif berharap komunikasi antara wakil rakyat dan masyarakat dapat terus terjalin erat demi mewujudkan Surabaya yang lebih nyaman dan terang untuk semua. (Mar)
Editor : amar