Insiden Bendera Terbalik di Balai Kota Surabaya, Ketua Komisi A DPRD: Jangan Hakimi Paskibra, Perlu Evaluasi Seleksi

Reporter : amar
Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko. (Tim)

Swaranews.com – Insiden bendera Merah Putih yang terbalik saat dikibarkan dalam upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI di Balai Kota Surabaya pada Sabtu (17/8/2025), menuai sorotan publik. Meski berhasil diperbaiki dalam hitungan detik, kejadian ini dianggap sebagai bahan evaluasi penting, terutama terkait proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra).

Ketua Komisi A DPRD Kota Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menanggapi insiden tersebut dengan bijak. Ia menegaskan agar masyarakat tidak langsung menghakimi anggota Paskibra yang bertugas. Menurutnya, insiden itu murni ketidaksengajaan dan justru menunjukkan kesigapan para anggota Paskibra.

Baca juga: Rotasi 32 ASN Pemkot Surabaya, Wali Kota Eri Cahyadi Lakukan Penyegaran Birokrasi hingga Evaluasi Kasus Pungli

“Jangan dibesar-besarkan dan jangan juga menghakimi adik-adik paskibra. Mereka generasi muda yang kelak meneruskan estafet kepemimpinan. Justru mereka sigap dan dalam hitungan detik bisa mengoreksi posisi bendera,” ujar Yona.

Meskipun demikian, politisi Partai Gerindra ini menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap proses rekrutmen Paskibra oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Surabaya. Yona menyebut, seleksi tidak hanya perlu menguji fisik, tetapi juga mental, psikologis, dan ideologi.

Baca juga: Pemkot Surabaya dan Densus 88 Perkuat Perlindungan Anak di Sekolah

“Kesiapan mental dalam menjalankan tugas yang berat harus benar-benar dipastikan. Kami mendorong adanya seleksi yang lebih ketat, termasuk tes psikologi, mental, dan ideologi, agar hal seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

Yona juga menyinggung besarnya anggaran yang dialokasikan untuk Paskibra Surabaya. Ia berharap dana tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk menghasilkan Paskibra yang benar-benar siap, baik secara fisik maupun mental.

Baca juga: Perkuat Keamanan Siber, Pemkot Surabaya Perpanjang Kerja Sama dengan BSSN hingga 2030

“Anggaran paskibra itu besar, maka harus dimanfaatkan sebaik-baiknya agar kita punya pasukan pengibar bendera yang benar-benar siap,” pungkas Yona. (mar)

Editor : redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru