Swaranews.com - Politik kerap dianggap sebagai dunia orang dewasa. Namun, di tengah bonus demografi dan menuju Indonesia Emas 2045, generasi muda justru dituntut untuk memahami politik sejak dini agar mampu menjadi warga negara yang kritis, peduli, dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
Pesan itu disampaikan Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Johari Mustawan, saat menerima kunjungan edukatif siswa-siswi SMPIT Permata Surabaya di Gedung DPRD Kota Surabaya, Kamis (11/6).
Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Pembangunan Infrastruktur dan Akurasi Data Bansos di Surabaya Barat
Rombongan SMPIT Permata yang didampingi Ustadz Hamzah dan Ustadzah Hilmi tersebut disambut langsung oleh politisi yang akrab disapa Bang Jo. Dalam suasana yang santai dan interaktif, para siswa diajak mengenal lebih dekat dunia politik, sistem pemerintahan, serta peran lembaga legislatif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Guru pendamping SMPIT Permata, Ustadz Hamzah, menjelaskan kunjungan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran di luar kelas untuk mengenalkan siswa terhadap lembaga negara dan proses demokrasi. “Kami ingin siswa-siswi memahami secara langsung tugas dan wewenang anggota DPRD Kota Surabaya. Selama ini mereka mungkin hanya mengetahui dari buku atau media sosial, tetapi hari ini mereka bisa melihat dan mendengarkan langsung dari pelakunya,” ujarnya.
Selain itu, menurut Hamzah, kunjungan tersebut juga bertujuan memberikan motivasi kepada para siswa melalui pengalaman dan perjalanan hidup para pemimpin yang saat ini mengemban amanah sebagai wakil rakyat. “Kami juga ingin anak-anak belajar dan mengambil inspirasi dari perjalanan sukses Pak Johari Mustawan sebagai Anggota DPRD Kota Surabaya. Harapannya, pengalaman beliau bisa menjadi motivasi bagi para siswa untuk memiliki cita-cita besar dan berkontribusi bagi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga diharapkan dapat menjadi pemantik bagi siswa yang memiliki ketertarikan terhadap dunia politik dan pemerintahan. “Siapa tahu dari kunjungan ini ada siswa yang nantinya bercita-cita menjadi anggota DPRD atau pemimpin di masa depan. Yang terpenting, mereka memahami bahwa politik adalah sarana untuk melayani dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bang Jo menjelaskan bahwa politik tidak selalu identik dengan perebutan kekuasaan sebagaimana yang sering dipersepsikan masyarakat. Lebih dari itu, politik merupakan instrumen penting dalam menentukan arah pembangunan bangsa. “Politik adalah bagian dari pembangunan Negara Indonesia. Hampir semua kebijakan yang dirasakan masyarakat lahir melalui proses politik. Karena itu, generasi muda perlu memahami politik dengan benar sejak dini,” ujarnya.
Di hadapan para siswa, Bang Jo menjelaskan bahwa berbagai aturan yang mengatur kehidupan masyarakat, termasuk Undang-Undang, merupakan produk politik yang dibentuk melalui mekanisme demokrasi.
Ia menekankan pentingnya menghadirkan pemimpin dan pembuat kebijakan yang memiliki integritas, kapasitas, serta komitmen menjaga konstitusi negara. “Undang-Undang yang baik akan lahir dari orang-orang yang baik. Karena itu, kualitas sebuah negara sangat dipengaruhi oleh kualitas orang-orang yang terlibat dalam proses politiknya. Mereka memiliki tanggung jawab menjaga konstitusi dan memastikan negara berjalan sesuai cita-cita para pendiri bangsa,” katanya.
Baca Juga: Curhat Keluarga Almarhum ke Anas Karno: Minta Pengunkapan Kasus hingga Tuntas
Bang Jo juga memaparkan struktur lembaga legislatif di Indonesia. Pada tingkat nasional terdapat DPR RI dan DPD RI, sedangkan pada tingkat daerah terdapat DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota.
Ia menjelaskan bahwa DPRD memiliki tiga fungsi utama, yaitu fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan. “Di DPRD Kota Surabaya, kami bertugas membuat Peraturan Daerah, membahas dan menyetujui anggaran daerah, serta melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan daerah,” jelasnya.
Tak hanya itu, Bang Jo juga memperkenalkan empat komisi yang ada di DPRD Kota Surabaya. Komisi A membidangi pemerintahan dan hukum, Komisi B bidang perekonomian, Komisi C bidang pembangunan, serta Komisi D yang membidangi pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, pemahaman politik penting bagi generasi Z agar mereka tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga menjadi warga negara yang aktif dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya. “Partisipasi politik bisa dimulai dari aktif di OSIS, Karang Taruna, Remaja Masjid, organisasi pecinta alam, dan berbagai komunitas positif lainnya. Dari sana akan tumbuh jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial,” tuturnya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang diikuti antusias oleh para siswa. Beragam pertanyaan diajukan, mulai dari tugas anggota DPRD, proses pembuatan peraturan daerah, hingga pengalaman Bang Jo selama menjadi wakil rakyat.
Baca Juga: Selendang Semanggi di Tunjungan, UMKM Legendaris Surabaya Naik Kelas
Salah satu siswa peserta kunjungan mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Saya jadi lebih tahu tugas-tugas anggota DPRD Kota Surabaya dan bagaimana mereka bekerja untuk masyarakat. Kunjungan ini menambah wawasan saya karena cita-cita saya memang ingin menjadi anggota dewan,” ujarnya.
Siswa tersebut juga mengaku terkesan dengan fasilitas yang ada di Gedung DPRD Kota Surabaya. “Tadi kami diajak melihat berbagai ruangan di DPRD. Jadi tahu ada ruang paripurna, ruang komisi, dan ruang media. Pengalamannya sangat menarik,” katanya.
Sebagai penutup, para siswa diajak melakukan room tour ke sejumlah fasilitas yang ada di Gedung DPRD Kota Surabaya, mulai dari Ruang Rapat Paripurna, ruang rapat komisi-komisi, ruang rapat badan-badan, hingga ruang media (press room) yang biasa digunakan untuk kegiatan peliputan dan konferensi pers.
Melalui kunjungan tersebut, SMPIT Permata berharap para siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang demokrasi dan tata kelola pemerintahan daerah. Sementara DPRD Kota Surabaya berharap semakin banyak generasi muda yang memahami politik sebagai sarana membangun bangsa dan memperjuangkan kepentingan masyarakat. “Politik yang baik adalah politik yang menghadirkan kemaslahatan. Untuk menghadirkan politik yang baik di masa depan, kita harus menyiapkan generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan peduli terhadap bangsanya sejak hari ini,” pungkas Bang Jo.
Editor : redaksi