Swaranews.com — Universitas WR Supratman (Unipra) Surabaya resmi melepas 64 mahasiswa untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) 2026 di Kelurahan Klampis Ngasem, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Sabtu (25/7/2026).
Mengangkat tagline “Kampung Berkarya, Pasti Bisa”, program KKN-PPM ini berlangsung selama satu setengah bulan yang terbagi ke dalam tiga tahapan utama: persiapan, pelaksanaan, dan penyusunan laporan. Para peserta berasal dari berbagai lintas program studi, mulai dari Administrasi Bisnis, Administrasi Publik, PGSD, Manajemen, Akuntansi, Teknik Kimia, hingga Teknik Industri.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Luncurkan Platform BRIGHT untuk Mahasiswa
Ketua Panitia Pelaksana KKN-PPM Unipra, Siti Lailatus Sofiyah, menjelaskan bahwa para mahasiswa disebar ke tiga wilayah, yakni RW 02, RW 03, dan RW 04 Kelurahan Klampis Ngasem. Program ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara Unipra, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, dan masyarakat setempat.
"KKN-PPM ini menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu pengetahuan yang diperoleh di bangku kuliah dalam upaya meningkatkan kreativitas serta produktivitas masyarakat berbasis kearifan lokal," ujar Siti usai acara pelepasan peserta.
Siti menambahkan, Unipra berkomitmen mendukung penuh program Kampung Pancasila yang digagas pemerintah daerah. Oleh karena itu, setiap kelompok merancang program unggulan yang diselaraskan dengan kebutuhan konkret warga di lapangan.
"Kami berharap KKN-PPM ini mampu memberikan sumbangsih serta kontribusi nyata dari para akademisi muda di tengah masyarakat yang majemuk," tuturnya.
Baca Juga: Dispendik Pastikan MPLS Berjalan Kondusif dan Ramah Anak
Sambutan Positif Pihak Kelurahan
Langkah strategis akademisi Unipra ini menyambut apresiasi hangat dari pihak pemerintah setempat. Lurah Klampis Ngasem, Supriono, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dan kontribusi civitas akademika Unipra di wilayahnya.
"Sinergi antara pemerintah kelurahan dan perguruan tinggi ini sangat penting untuk mengangkat kesejahteraan warga Kota Surabaya melalui penguatan Kampung Pancasila, khususnya di Kelurahan Klampis Ngasem," kata Supriono secara terpisah.
Program Unggulan Sasar UMKM dan Sentra Kuliner
Di tingkat tapak, para mahasiswa telah menyiapkan sejumlah agenda pemberdayaan ekonomi kreatif dan lingkungan. Perwakilan peserta KKN-PPM dari Program Studi Administrasi Bisnis, Syeh Ahmad (Ian), mengungkapkan kebanggaannya dapat terjun langsung mengabdi kepada masyarakat.
Baca Juga: KPPRA Indonesia Apresiasi Pelaksanaan MPLS di Kota Surabaya
Ia membeberkan beberapa program kerja utama yang siap dijalankan kelompoknya, terutama yang berfokus pada penguatan Sentra Wisata Kuliner (SWK) Deles.
"Mengingat lokasi kelompok kami berada di area SWK Deles, program unggulan kami berfokus pada pelatihan pemasaran media sosial bagi pelaku UMKM, pelatihan pembuatan tempat tisu dari bahan daur ulang, serta merancang ulang desain daftar menu agar lebih menarik bagi pengunjung SWK Deles," pungkasnya. (Mar)
Editor : redaksi