DPP PKP Jatim Optimis Lolos Verifikasi Faktual

avatar swaranews.com
Ketua DPP PKP Jatim Peter Sosilo (kelima dari kanan) bersama jajarannya. (Bachan)
Ketua DPP PKP Jatim Peter Sosilo (kelima dari kanan) bersama jajarannya. (Bachan)

Swaranews.com – Sebelum berganti nama menjadi Partai Keadilan dan Persatuan (PKP), dulunya PKP merupakan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Partai yang didirikan oleh Jendral Tri Sutrisno sekarang ini berganti nama PKP dan keberadaannya telah mendapatkan pengesahan dari Menkumham.

Hal itu disampaikan langsung oleh Ir. Peter Sosilo, S.H., M.H., selaku Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan dan Persatuan (PKP) Jawa Timur di Jalan Siwalankerto, Surabaya. Dirinya menyampaikan bahwa target utama parrainya saat ini adalah lolos verifikasi faktual.

"Untuk DPP Partai Keadilan dan Persatuan Jawa Timur kami sudah membentuk 30 Dewan Pimpinan Kabupaten dan Kota atau DPK. Dalam waktu dekat akan kami penuhi semuanya. Minimal Desember ini kita bentuk DPC untuk tingkat kecamatan minimal 51 persen," ujar Peter Sosilo, Senin (29/11/2021).

Dia menyampaikan bahwa PKP Jawa Timur berkeyakinan penuh bisa lolos dalam verifikasi faktual. Untuk itu pihaknya juga melakukan audiensi dengan Forkopimda Jawa Timur. Termasuk dengan penyelenggara Pemilu Provinsi Jatim. Ditanya berapa target perolehan kursi legislatif di Kota Surabaya pada Pileg mendatang, Peter menyatakan bahwa nantinya akan disampaikan secara langsung oleh Ketua DPK PKP Kota Surabaya. Namun secara garis besar pihaknya menargetkan di setiap Kabupaten/Kota bisa meraih satu fraksi.

Peter Sosilo, SH.MH, Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) PKP Jatim mengatakan, saat ini perwakilan suara legislatif PKP baru ada dua yaitu, di DPRD Bojonegoro dua kursi, dan Kota Madiun dua kursi.

“Dengan modal PKP sudah memiliki kursi di legislatif di dua daerah yaitu Bojonegoro dua kursi dan di Madiun dua kursi. Kami optimis menargetkan dalam pemilu 2024 nanti mendapat satu fraksi di DPRD Dewan Pimpinan Kota atau Kabupaten PKP di Jatim.” urainya.

Peter menjelaskan bahwa untuk mewujudkan hal tersebut, salah satu upayanya adalah dari 30 DPP PKP Jatim yang ada kita akan bentuk sebanyak 666 pengurus cabang setingkat Kecamatan di 30 Kabupaten dan Kota di Jatim.

“Kita optimis persiapan tahap verifikasi faktual KPU sampai Desember ini sudah mencapai 76% lebih, jadi yakin lolos verifikasi faktual dan bisa mengikuti pesta demokrasi Pemilu 2024 nanti," ungkapnya.

Dirinya menerangkan, secara nasional sudah ada 34 DPP PKP di setiap Provinsi, jadi PKP memiliki keyakinan akan lolos verifikasi faktual KPU. Kedua, semaksimal mungkin PKP mewakili wakilnya di parlemen, baik Kabupaten/Kota, Provinsi dan Pusat yaitu, DPR RI.

"Dengan motto PKP Era Baru, kami optimis mendapat suara di pemilu nanti," tegasnya. Selain itu pihaknya juga menyiapkan 4 Posko pemenangan yang berfungsi melakukan sosialisasi dan edukasi. Di empat posko tersebut juga bertugas menerima anggota baru. Hingga pembuatan Kartu Tanda Anggota.

“Posko untuk Malang Raya dan Blitar, Madiun, Banyuwangi, Bojonegoro, dan pusatnya di Surabaya sendiri tentunya, ini program terdekat DPP PKP Jatim saat ini," beber Peter.

Dia mengumumkan bahwa salah satu giat nyata untuk pemulihan ekonomi pasca pandemi adalah menyiapkan Pengurus san Anggota PKP untuk berwira usaha. Baik dalam bentuk kafe maupun berdagang bakso wira.

"Kita bantu berwira usaha untuk membuka kafe dan bakso wira. Tanpa modal, karena bahan dan pelatihannya kita yang siapkan. Jadi para pengurus atau anggota PKP di Jawa Timur ini tinggal menyiakan tempat dan tenaganya saja," pungkas Ketua DPP PKP Jatim Peter Sosilo. (mar)

Berita Terbaru