Pimpinan Dewan Dukung PTM 100 Persen

avatar swaranews.com

Swaranews.com - Pemerintah Kota Surabaya, melalui Dinas Pendidikan telah memulai pembelajaran tatap muka (PTM) 100 %. Setelah Walikota dan jajarannya, berikut pimpinan dan anggota DPRD Kota juga melakukan pantauan langsung.

Beberapa tokoh dan elemen publik mengapresiasi positif hal tersebut. Salah satunya, dukungan dari pimpinan dewan. Laila Mufidah, Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya ini menyampaikan bahwa pelaksanaan PTM sudah berjalan dengan baik.

“Alhamdulillah, hari ini sekolah-sekolah SD dan SMP di Surabaya sudah mulai PTM. Persiapan protokol kesehatan dari pihak sekolah sudah sangat bagus dengan menyediakan tempat cuci tangan, cek suhu tubuh, dan scan barcode PeduliLindungi,” katanya.

Demi kelancaran PTM ke depan, Laila menghimbau Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya untuk terus menggenjot vaksinasi anak usia 6 -11 tahun yang baru mencapai 60,25%. Adapun untuk vaksinasi pelajar usia 7-12 tahun, dosis 1 masih 92,27%, sedangkan untuk dosis 2 capai 93,12%.

“Untuk itu, vaksinasi anak harus digenjot supaya selesai. Di samping itu, demi kelancaran PTM, Satgas Covid-19 juga perlu melakukan kontrol pengawasan dan edukasi yang baik kepada siswa, maupun guru. Semua pihak harus bekerja sama untuk menyukseskan PTM di Surabaya," paparnya.

Politisi asal Fraksi PKB ini menyatakan rasa syukurnya, karena PTM yang selama ini ditunggu-tunggu terealisasi serentak dan dapat diikuti oleh seluruh siswa di Kota Surabaya.

“Kami berharap PTM dapat berjalan lancar seterusnya, karena dengan pembelajaran yang kembali normal seperti ini, mutu pendidikan anak-anak kita terjamin," jelas Laila.

Bahkan seusai meninjau di SDN Kaliasin I, SMPN 19, SD Muhammadiyah, dan SMP Santa Maria, Laila memastikan PTM 100 persen yang menerapkan skema dua sif tersebut berjalan lancar.

"Bagaimana pun pembelajaran secara online tidak akan lebih baik dibandingkan dengan tatap muka, untuk itu kita bersama-sama harus mempertahankan PTM agar tetap terselenggara tanpa kendala,” pungkas Laila Mufidah. (mar)

Berita Terbaru