Fraksi Golkar Siap Kawal Pekerja Tak Terima THR

avatar swaranews.com

Swaranews.com - Harapan setiap insan pekerja jelang Hari Raya Idil Fitri, tentu tunjangan hari raya. Untuk itu Anggota DPRD Kota Surabaya Arif Fathoni berharap agar kewajiban perusahaan tersebut segera dibayarkan sesuai ketentuan yang ada.

"Termasuk dari sektor hiburan umum (RHU) yang selama pandemi tutup. Hal itu tidak menggugurkan kewajiban perusahaan untuk memberikan THR kepada karyawannya," ujarnya, Rabu (20/4/2022).

Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya ini menyampaikan, apalagi perputaran bisnis RHU semenjak dibuka kembali saat Surabaya masuk PPKM Level 2 sudah cukup bagus.

"Bagi karyawan yang THR-nya belum diberikan silahkan mengadu ke DPRD Surabaya. Kami juga minta pemkot mencabut operasional usaha perusahaan yang tidak memberikan THR," tegas Arif Fathoni.

Legislator muda yang akrab disapa Thoni ini menegaskan bahwa sesuai dengan Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan M/6/HK.04/IV/2021 yang mewajibkan para pengusaha untuk melakukan pembayaran THR secara penuh, atau tanpa dicicil dan tepat waktu.

"Atas nama Fraksi Golkar, kami meminta seluruh pengusaha di Surabaya memberikan THR secara penuh atau tanpa dicicil," harapnya.

Thoni menjelaskan bahwa pemerintah telah memberikan berbagai bentuk dukungan kepada para pengusaha untuk mengatasi dampak COVID-19. Bahkan, roda perekonomian sudah mulai bergerak dan kegiatan ekonomi Nasional sudah mulai membaik kembali.

"Sehingga, untuk kali ini, para pengusaha perlu berkomitmen untuk membayarkan THR secara penuh dan tepat waktu kepada para pekerja," ingatnya.

Thony menjelaskan bahwa Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Surabaya juga harus pro aktif dengan membuat posko pengaduan THR bagi karyawan atau pekerja yang belum diberikan haknya berupa THR dari perusahaan tempatnya bekerja.

"Jadi nanti akan tahu pengusaha mana saja yang memberikan THR dan tidak. Dengan begitu pemerintah hadir dalam melindungi hak para pekerja," kata Arif Fathoni yang juga Ketua DPD Partai Golkar Surabaya ini.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi sebelumnya mengatakan, pemberian THR paling lambat diberikan pada H-7 Hari Raya Idul Fitri. Dia berharap pemberian THR tidak lebih dari H-7 Lebaran sesuai dengan aturan pemerintah pusat.

Selain itu, Disnaker Surabaya juga sudah membuka posko pengaduan THR di lantai 3 Pemkot Surabaya. (mar)

Editor : redaksi