Swaranews.com – Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari Partai NasDem, Imam Syafi’i, menggelar kegiatan reses pada Sidang I Masa Persidangan III Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung di halaman rumah warga RT 002 RW 008, Kelurahan Kedungdoro, Kecamatan Tegalsari.
Dalam reses ini, warga menyampaikan berbagai aspirasi secara langsung, mulai dari persoalan iuran BPJS mandiri hingga kebutuhan bantuan pendidikan bagi anak-anak mereka.
Baca Juga: Jelang Hari Anak Nasional, Sineehi Tiga Lingkungan Jadi Kunci Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak
Ketua RT 002, M. Ardiansyah, mengungkapkan bahwa banyak warganya kesulitan membayar iuran BPJS mandiri karena keterbatasan ekonomi.
“Banyak warga yang macet pembayarannya karena tidak mampu membayar BPJS mandiri,” ujarnya Rabu (14/5).
Selain itu, Ardiansyah juga menyoroti minimnya akses bantuan pendidikan untuk jenjang SMP dan SMA. Ia berharap agar anak-anak di wilayahnya tetap bisa melanjutkan pendidikan tanpa hambatan biaya.
“Kami berharap ada perhatian khusus untuk bantuan pendidikan jenjang SMP dan SMA. Agar anak-anak di wilayah kami bisa terus melanjutkan sekolah,” jelasnya.
Ia pun berharap seluruh aspirasi warga bisa ditindaklanjuti secara konkret oleh legislatif.
“Semua keluhan warga di wilayah kami bisa diagendakan oleh Pak Imam dan diperjuangkan dalam rapat Komisi D DPRD Surabaya,” tambahnya.
Baca Juga: Piala Ketua DPRD Surabaya Siap Cetak Talenta Muda Berkualitas
Menanggapi hal itu, Imam Syafi’i menyatakan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan seluruh aspirasi warga melalui jalur formal di DPRD.
“Seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat, terutama terkait pelayanan BPJS dan bantuan pendidikan, akan kami bawa ke pembahasan di Komisi D. Ini menjadi catatan penting kami untuk ditindaklanjuti bersama dinas terkait,” tegas Imam.
Ia juga menekankan pentingnya komunikasi aktif antara masyarakat dan wakil rakyat demi tercapainya solusi atas berbagai persoalan warga.
“Kami hadir untuk mendengar dan menyerap langsung suara warga. Insya Allah, apa yang menjadi kebutuhan masyarakat akan kami perjuangkan semaksimal mungkin,” pungkasnya. (Mar)
Baca Juga: Hotline Warga Jangan Berhenti di Kelueahan, Anas Karno Minta Terhubung hingga RT/RW
Editor : redaksi