DPRD Kota Surabaya Sarankan Evaluasi Target Anggaran RSUD Candrarini

avatar Shanty
Lutfiyah, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya. (Amar)
Lutfiyah, Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya. (Amar)

Swaranews.com - Komisi D DPRD Kota Surabaya menggelar Rapat Evaluasi Triwulan di bidang kesehatan. Kali ini mereka mengundang beberapa rumah sakit yang ada di Kota Pahlawan ini. Salah satunya yang menjadi perhatian adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Eka Candrarini. Dari target pendapatan Rp 105.000.000 di tahun 2025, diketahui capaian pada triwulan pertama Rp 882.510.996.

Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, Hj Lutfiyah, S.Psi mengatakan bahwa target awal yang ditentukan oleh RSUD Eka Candrarini terlalu tinggi. Sebab realitanya, hingga triwulan pertama, capaian atau realisasinya rendah sekali. Dirinya memberikan masukan agar pihak rumah sakit tersebut fasilitasnya sudah terpenuhi dan sosialisasinya ke masyarakat harus lebih masif lagi, sehingga dikenal oleh masyarakat luas.

Baca Juga: Kota surabaya Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

“Tentunya harus dievaluasi lagi target yang dipasang. Karena acuannya tahun sebelumnya kan juga belum ada. Kecuali kalau rumah sakit tersebut tahun sebelumnya sudah ada acuannya. atau anggaran yang sudah pernah ditargetkan tahun sebelumnya,” ucapnya, Rabu (4/6/2025) di ruang Komisi B DPRD Kota Surabaya.

Politisi perempuan dari Fraksi Partai Gerindra ini menyampaikan bahwa dari evaluasi ini, bukan untuk mematahkan semangat manajemen yang ada di RSUD Eka Candrarini. Namun untuk lebih memotivasi seluruh civitas disana agar mengevaluasi kembali target capaian mereka, agar lebih realistis pada capaian berikutnya.

Baca Juga: Normalisasi Ruang Sungai Kalianak Masuki Tahap III, Pemkot Surabaya Tandai 182 Bangunan

“Kalau memang alat atau sarana belum ada atau kurang, kemudian pengunjung masih belum banyak. Tenaga medis dan paramedis belum lengkap. Maka yang perlu dievaluasi adalah target pencapaiannya. Tapi kalau memang dia ada keyakinan prediksi itu, mimpi itu bisa tercapai ya nggak apa-apa,” ungkap Lutfiyah. 

Untuk itu dirinya berharap agar pihak RSUD Eka Candrarini bisa menentukan target sesuai kemampuannya. Hal itu untuk menata ulang tingkat ketercapaian target di evaluasi yang akan datang. Selain itu Lutfiyah berharap agar Kota Surabaya memiliki rumah sakit kecantikan. Sehingga pendapatan untuk menunjang kebutuhan rumah sakut bisa bertambah. 

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Tetap Diperbolehkan Asal Sukarela

"Realisasi pendapatan triwulan pertama RSUD Eka Candrarini sangat jauh dari target. Perlu dirumuskan apa yang jadi acuan dalam memasang target tersebut,"(Mar)

Berita Terbaru