Swaranews.com – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama Kabupaten Jeneponto hari ini memulai kegiatannya, dengan fokus utama memastikan progres pembangunan desa berjalan sesuai rencana dan prioritas nasional serta daerah.
Pada hari pertama ini, Desa Marayoka, Kecamatan Bangkala, dan Desa Kapita menjadi lokasi tinjauan.
Baca Juga: Bupati Jeneponto Tinjau Langsung Kondisi Sekolah dan Serap Aspirasi Siswa
Menurut Supardi AS Mallarangang, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Jeneponto bahwa kegiatan monev ini bertujuan untuk memeriksa secara langsung implementasi program dan kegiatan yang didanai oleh DD/ADD, khususnya memastikan alokasi minimal 20�na Desa (DD) untuk ketahanan pangan, sejalan dengan Asta Cita dan Visi Misi menuju Jeneponto Bahagia 2030.
"Selain itu, monev juga memastikan penggunaan DD dan ADD yang efektif dalam penanganan stunting, kemiskinan ekstrem, Anak Tidak Sekolah (ATS), dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), yang semuanya harus termuat dalam APBDes Desa," ujarnya, Selasa (17/2025)
Supardi AS Mallarangang menyampaikan optimisme terhadap pelaksanaan program di kedua desa tersebut.
Baca Juga: Pemkab Jeneponto Bahas Rencana Pembamgunan Industri Pakan Ternak
"Kami melihat progres yang cukup baik di Desa Marayoka dan Desa Kapita. Ini menunjukkan komitmen pemerintah desa dalam menjalankan amanah pembangunan dengan DD/ADD, khususnya dalam fokus ketahanan pangan, penurunan stunting, penanggulangan kemiskinan ekstrem, penanganan ATS, dan RTLH sesuai yang tertera di APBDes," papar Supardi.
Supardi AS Mallarangang berharap agar seluruh desa di Jeneponto dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan DD/ADD. "Harapan kami, dana desa ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat, terutama dalam mencapai tujuan Jeneponto Bahagia 2030.
Baca Juga: Pemkab Jeneponto Ajak Warga Nobar Final Piala Dunia 2026 di Stadion Turatea
Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci. Kami akan terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar setiap rupiah yang dialokasikan dapat berdampak maksimal bagi kesejahteraan desa," tegasnya.
Kegiatan monev DD/ADD ini rencananya akan dilaksanakan di semua desa yang ada di Kabupaten Jeneponto dan melibatkan 4 tim yang berbeda. Ini merupakan bagian integral dari upaya Pemerintah Kabupaten Jeneponto untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik dan pembangunan yang merata di seluruh wilayah.( mht)
Editor : redaksi