Hidupkan Api Pemikiran Bung Karno di Era Digital

PAC PDI Perjuangan Bulak Gelar Dialog Kebangsaan

Reporter : Amar
Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bulak, Surabaya. (Fuday)

Swaranews.com – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Bulak menyelenggarakan Dialog Kebangsaan bertema "Menggali Api Pemikiran Bung Karno untuk Kedaulatan Bangsa di Era Digital". Kegiatan ini digelar sebagai ruang refleksi, dialog, sekaligus penguatan semangat kebangsaan bagi kader partai, generasi muda, dan masyarakat luas.

​Bulan Bung Karno sendiri diperingati melalui tiga momentum penting dalam sejarah bangsa Indonesia, yakni Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni, Hari Lahir Bung Karno pada 6 Juni, serta Hari Wafat Sang Proklamator pada 21 Juni. Ketiga momentum tersebut menjadi pengingat bahwa pemikiran perjuangan Bung Karno harus terus dihidupkan sebagai sumber inspirasi dalam menjawab tantangan zaman.

Baca juga: PKB Surabaya Dukung Rencana Pemekaran Dapil

​Acara yang berlangsung inklusif ini mendapat antusiasme tinggi. Selain dihadiri kader dan simpatisan partai, dialog ini juga diikuti oleh tokoh masyarakat, tokoh agama, jajaran Karang Taruna Kecamatan Bulak, pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Bulak beserta badan otonom (Banom)-nya, perwakilan nelayan, hingga tokoh pemuda setempat.

​Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya, Ir. H. Armuji, yang hadir sekaligus membuka kegiatan secara resmi menegaskan bahwa Bulan Bung Karno bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Melainkan, menjadi momentum penting untuk menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan kepada masyarakat.

​"Bung Karno telah mewariskan fondasi kebangsaan yang sangat kuat melalui Pancasila, semangat gotong royong, serta cita-cita Indonesia yang berdaulat. Tugas kita hari ini adalah menerjemahkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, termasuk menghadapi perkembangan teknologi dan tantangan era digital tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia," ujar Armuji dalam sambutannya.

​Sejalan dengan hal itu, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bulak, Abdul Ghoni Mukhlas Ni'am, menyampaikan bahwa forum ini diselenggarakan sebagai ikhtiar untuk menghadirkan ruang pembelajaran politik yang sehat dan membangun kesadaran ideologis masyarakat, khususnya generasi muda.

​"Kami ingin generasi muda memahami bahwa nilai-nilai Pancasila, gotong royong, nasionalisme, serta semangat berdikari bukan hanya menjadi sejarah, tetapi menjadi pedoman dalam menghadapi tantangan era digital," ungkap Abdul Ghoni.

​Ia juga menambahkan bahwa kehadiran berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama hingga kelompok nelayan, menjadi bukti nyata bahwa semangat kebangsaan hanya dapat dibangun melalui kebersamaan dan gotong royong.

Baca juga: DPRD Surabaya Minta Kecamatan dan Kelurahan Aktif Kawal Sensus Ekonomi 2026

​Perspektif Kebijakan Daerah dan Akademisi
​Dialog Kebangsaan ini menghadirkan dua narasumber berkompeten yang mengupas isu kedaulatan dari perspektif pemerintahan daerah dan akademisi.

​Narasumber pertama, Ketua DPRD Kota Surabaya H. Syaifuddin Zuhri, memaparkan pentingnya peran parlemen dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila melalui kebijakan daerah. Syaifuddin menjelaskan bahwa DPRD memiliki fungsi strategis melalui legislasi, penganggaran, dan pengawasan untuk memastikan seluruh kebijakan berpihak pada kepentingan publik, seperti di bidang pendidikan, kepemudaan, kebudayaan, dan kesejahteraan sosial.

​"Tantangan di era digital menuntut DPRD untuk semakin adaptif dalam merespons perubahan sosial, sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat guna mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan," jelas Syaifuddin.

​Sementara itu, narasumber kedua, Rojil Nugroho Bayu Aji, S.Pd., M.A., yang merupakan Dosen Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Surabaya (UNESA) sekaligus Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Kota Surabaya, mengajak peserta melihat relevansi pemikiran Bung Karno dalam konteks modern.

Baca juga: Perkuat Sinergi dan Edukasi Publik, Ketua DPRD Surabaya Gelar Sikaturahmi Bersama Jurnalis Dewan

​Menurut Rojil, di era digital saat ini, konsep kedaulatan bangsa telah bergeser. Tidak lagi sebatas kedaulatan wilayah fisik, melainkan juga mencakup kedaulatan informasi, budaya, ekonomi, dan teknologi.

​"Perkembangan teknologi harus dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan bangsa, meningkatkan literasi digital, dan membangun ruang publik yang sehat, bukan menjadi sarana penyebaran disinformasi maupun perpecahan," tegas Rojil. Ia menambahkan, semangat gotong royong dan 'berdikari' (berdiri di atas kaki sendiri) yang diajarkan Bung Karno tetap menjadi fondasi utama⁸ dalam membangun Indonesia yang maju dan berkepribadian.

​Melalui kegiatan ini, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Bulak menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan ruang pendidikan politik dan ideologi Pancasila yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat, demi melahirkan generasi yang melek teknologi namun tetap teguh memegang akar nasionalisme.

Editor : redaksi

Peristiwa
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru