Swaranews.com – Kodim 0817/Gresik menggelar kegiatan Latihan Kesiapan Gudang Munisi dan Bahan Peledak (Gudmuhandak) Tahun Anggaran 2026 yang berlangsung selama tiga hari, bertempat di Makodim 0817/Gresik. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan prajurit dalam pengelolaan serta penanganan munisi dan bahan peledak sesuai prosedur yang berlaku. Jumat (19/6/2026).
Latihan yang diikuti personel jajaran Kodim 0817/Gresik tersebut dilaksanakan secara bertahap, dimulai dengan pemberian materi teori di dalam kelas, kemudian dilanjutkan dengan praktik lapangan. Materi yang diberikan meliputi administrasi pergudangan munisi, prosedur keamanan penyimpanan, penanganan keadaan darurat, hingga teknik penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) dan Damkar dalam menghadapi potensi kebakaran di lingkungan gudang munisi.
Baca Juga: Kodim Sampang Gelar Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda di Omben
Pada sesi praktik lapangan, peserta diberikan simulasi penanganan kebakaran menggunakan APAR dan Mobil Damkar serta langkah-langkah tanggap darurat apabila terjadi insiden yang berpotensi mengancam keselamatan personel maupun material munisi. Kegiatan tersebut bertujuan untuk membentuk kesiapsiagaan prajurit dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi saat melaksanakan tugas pengelolaan gudang munisi dan bahan peledak.
Pasiops Kodim 0817/Gresik, Kapten Inf Sugiono, mengatakan bahwa latihan ini merupakan bagian penting dalam pembinaan satuan guna memastikan seluruh personel memahami prosedur dan standar keamanan yang harus diterapkan dalam pengelolaan munisi dan bahan peledak.
Baca Juga: Dampingi Kegiatan HAN, Babinsa Koramil Socah Wujudkan Anak Terlindungi Indonesia Maju
"Latihan kesiapan gudang munisi dan bahan peledak ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan personel agar memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan yang baik dalam melaksanakan tugas. Melalui pembekalan teori dan praktik secara langsung, diharapkan seluruh prajurit mampu bertindak cepat, tepat, dan sesuai prosedur apabila menghadapi situasi darurat di lapangan," ujar Kapten Inf Sugiono.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa aspek keselamatan dan keamanan merupakan prioritas utama dalam pengelolaan munisi dan bahan peledak. Oleh karena itu, latihan yang dilaksanakan secara berkala menjadi sarana untuk menguji sekaligus meningkatkan profesionalisme prajurit dalam mendukung keberhasilan tugas satuan.
Baca Juga: Pemasangan Plafon Jadi Momen Kebersamaan Babinsa Omben, Persaudaraan Pun Semakin Terjaga
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kodim 0817/Gresik berharap seluruh personel semakin memahami pentingnya disiplin prosedur keamanan serta mampu menjaga kesiapan operasional satuan dalam mendukung tugas pokok TNI AD di wilayah Kabupaten Gresik.(Pen0817).
Editor : redaksi